DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KANDUNGAN PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR SILASE TEBON JAGUNG DENGAN PENAMBAHAN DAUN KELOR | |
| PENGARANG | : | MUHAMAD SYACH SYECHAN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-18 |
MUHAMAD SYACH SYECHAN. Kandungan Protein Kasar dan Serat Kasar Silase Tebon Jagung ManisDengan Penambahan Daun Kelor, dibimbing oleh Nursyam Andi Syarifuddin. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kandungan protein kasar dan serat kasar silase tebon jagung dengan penambahan daun kelor. Penelitian ini dilaksanakan selama satu bulan yaitu bulan Maret 2025, di Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru. Pembuatan silase tebon jagung dengan lama fermentasi selama 21 hari dilanjut dengan variabel komposisi proksimat yang diuji adalah serat kasar dan protein kasar. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik dan menggunakan anova rancangan acak lengkap. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan penambahan zat aditif seperti daun kelor pada silase tebon jagung ternyata nilai kandungan nutrisi relatif mempunyai nilai yang baik. Pada kandungan protein kasar dengan adanya penambahan daun kelor menunjukan kenaikan kandungan protein, sedangkan pada serat kasar dengan adanya pemberian daun kelor pada setiap perlakuan mulai dari yang terendah hingga tertinggi mendapat penurunan yang signifikan serat kasarnya. Pemberian daun kelor 10% memberikan nilai protein kasar yang tinggi (14,57%), sedangkan pada serat kasar dengan pemberian daun kelor dengan level tertinggi 15% mendapatkan nilai (18,20%), oleh karena itu dosis pemberian paling optimal untuk pembuatan silase tebon jagung dengan penambahan daun kelor yang paling bagus menggunakan 10% dan 15%.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI