DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Prarancangan Pabrik Kimia Asam Asetat dari N-Butana dan Oksigen dengan Proses Oksidasi N-Butana Kapasitas 33.000 Ton/ Tahun
PENGARANG:RIKA RIZKI AMALIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-21


INTISARI

Asam asetat merupakan salah satu produk industri yang banyak dibutuhkan di Indonesia.

Asam asetat digunakan sebagai bahan baku penunjang pada industry. Asam asetat juga dikenal asam

etanoat, adalah senyawa organic tidak berwarna yang termasuk dalam asam karboksilat. Peluang

didirikannya pabrik asam asetat di Indonesia cukup besar, maka perlu direncanakan perancangan

pabrik kimia dengan produk asam asetat. Pabrik ini direncanakan akan berdiri pada tahun 2028

dengan kapasitas 33.000 ton/tahun.

Pembuatan asam asetat menggunakan proses oksidasi n-butana dengan mereaksikan n-

butana dan oksigen di dalam reaktor bubble column dengan bantuan katalis cobalt. Reaktor

beroperasi pada kondisi temperatur 180°C dan tekanan 50 atm selama 3 jam. Di dalam reaktor terjadi

reaksi yang bersifat eksotermis, irreversible dengan kondisi operasi non isothermal non adiabatic.

Reaksi berlangsung pada fase cair-gas. Dengan mereaksikan n-butana dan oksigen menghasilkan

asam asetat dan air, sehingga diperoleh kemurnian mencapai 99%. Konversi reaktor pada proses ini

mencapai 60%. Hasil keluaran komponen atas reaktor merupakan sebagaian dari oksigen dan karbon

dioksida dalam fase gas sedangkan komponen bawah merupakan n-buatan, isobutana Sebagian

oksigen, karbon dioksida, asam asetat dan air dalam fase cair. Kemudian akan dipisahkan dalam

separator dengan tekanan 1 atm dan suhu 30°C. Kemudian akan dialirkan ke dalam menara distilasi

dengan tekanan 1 atm dan suhu 87°C untuk memurnikan produk asam asetat dari pengotornya

sehingga memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan.

Pabrik asam asetat ini direncanakan akan beroperasi pada tahun 2028 selama 330 hari kerja

dengan kapasitas 33.000 ton/tahun yang terletak didaerah Samarinda, Kalimantan Timur.

Perusahaan ini berbentuk Perseroan Terbatas (PT) dengan struktur organisasi line and staff.

Berdasarkan sistem pembagian kerja karyawan dapat dibagi menurut jam kerja yang terdiri dari shift

dan non-shift dengan karyawan yang berjumlah 127 orang.

Hasil dari Analisa ekonomi sendiri memberikan hasil investasi modal (TCI) sebesar Rp

584.544,161,438, kemudian diperoleh hasil penjualan sebesar Rp1.155.000.00.000. Dan juga

diperoleh Return Of Investment (ROI) sebelum pajak adalah 42% dan sesudah pajak adalh 27%.

Sedangkan untuk Pay Out Time (POT) sebelum pajak adalah 1.93 tahun dan sesudah pajak adalah

2.69 tahun. Sehingga Break Event Point (BEP) yang diperoleh adalah 44%, dan Shut Down Point

(SDP) adalah 28%. Sehingga berdasarkan pertimbangan hasil dari evaluasi tersebut, maka pabrik

asam asetat berkapasitas 33.000 ton/tahun layak untuk didirikan dan dapat di teruskan ke tahap

perencanaan pabrik.

 

Kata Kunci: asam asetat, cobalt, oksidasi, n-butana

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI