DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Dekomposisi Dan Populasi Cacing Tanah Pada Gambut Akibat Pemanasan Global | |
| PENGARANG | : | MARIA ELSA TARUKALLO | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-22 |
Pemanasan global berpotensi mempengaruhi aktivitas biologi tanah secara signifikan, terutama pada ekosistem lahan gambut yang kaya akan bahan organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peningkatan suhu, konsentrasi CO2, dan penggunaan lahan terhadap populasi cacing tanah, emisi metana (CH4), dan kandungan karbon mikroba (CMIK) pada tanah gambut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan percobaan faktorial yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga faktor, yaitu suhu (29°C dan 31°C), konsentrasi CO2 (ambien dan diperkaya), dan jenis penggunaan lahan (kelapa sawit dan hutan). Sampel tanah diinkubasi selama 21 hari, kemudian dilakukan pengukuran populasi cacing tanah, emisi CH4, dan CMIK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu secara signifikan mempengaruhi populasi cacing tanah, dengan populasi yang lebih tinggi tercatat pada suhu 31°C. Pengayaan CO2 meningkatkan emisi CH4, sementara penggunaan lahan dan perlakuan kanopi mempengaruhi kandungan karbon mikroba. Interaksi yang signifikan diamati antara suhu dan penggunaan lahan, serta di antara ketiga faktor tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan suhu dan konsentrasi CO2 dapat mengubah proses biologis tanah dan dinamika gas rumah kaca di tanah gambut, tergantung pada jenis penggunaan lahan. Studi ini menyoroti pentingnya mempertimbangkan berbagai faktor lingkungan ketika menilai dampak ekologis dari perubahan iklim pada lahan gambut tropis.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI