DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh Suhu dan CO2 Atmosfer terhadap Fungi dan Laju Dekomposisi Bahan Organik pada Tanah Gambut | |
| PENGARANG | : | KHALIZA PUTRI NAZHARA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-22 |
Emisi CO2, suhu, dan populasi mikroba berperan penting dalam memengaruhi pemanasan global. Mikroba mengeluarkan CO2 ketika mencerna bahan organik di dalam tanah. Diperkirakan seperlima dari total konsentrasi CO2 atmosfer berasal dari sumber tanah, sebagian besar disebabkan oleh aktivitas mikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suhu, konsentrasi CO?, dan berbagai jenis penggunaan lahan terhadap laju dekomposisi bahan organik dan populasi jamur di tanah gambut. Percobaan disusun dalam rancangan faktorial acak lengkap dengan tiga ulangan. Terdiri dari faktor CO2 yang diperkaya dan tidak diperkaya, suhu 29°C dan 31°C, dan dua jenis penggunaan lahan (perkebunan kelapa sawit dan semak belukar). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu, CO?, dan jenis penggunaan lahan secara signifikan memengaruhi laju dekomposisi bahan organik dengan laju tertinggi pada lahan kelapa sawit, lahan yang diperkaya CO?, dan lahan bersuhu normal. Satu-satunya faktor yang memengaruhi populasi jamur adalah penggunaan lahan, dengan populasi tertinggi di lahan gambut yang ditanami kelapa sawit. Keanekaragaman jamur cenderung tinggi di lahan yang ditanami kelapa sawit, diperkaya CO?, dan suhu terkontrol 29°C. Temuan ini menyiratkan bahwa pengelolaan kondisi suhu dan CO? dapat menjadi pendekatan biologis untuk menjaga fungsi ekosistem lahan gambut tropis secara berkelanjutan dalam jangka panjang.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI