DIGITAL LIBRARY



JUDUL:STUDI PERTUMBUHAN MERANTI MERAH (Shorea leprosula Miq.) SEBAGAI UPAYA PEMULIAAN POHON DI DESA HINAS KIRI KECAMATAN BATANG ALAI TIMUR
PENGARANG:MIA AUDINA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-22


MIAAUDINA.2025.StudiPertumbuhanMerantiMerah(ShorealeprosulaMiq.) Sebagai Upaya Pemuliaan Pohon Di Desa Hinas Kiri Kecamatan Batang Alai Timur, Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing Ibu Dra. ENY DWI PUJAWATI, M.Si. Selaku dosen pembimbing pertama danDr.HJ. ADISTINAFITRIANI, S.Hut.,M.P. Selaku dosen pembimbing kedua.

 

Kata Kunci : Meranti Merah (Shorea leprosula Miq); Shorea; Desa Hinas Kiri; Pemuliaan Pohon

Eksploitasi hutan tropis yang berlebihan telah menyebabkan penurunan populasi MerantiMerah (Shorea leprosula Miq.), salah satu jenis kayu komersialunggulan di Asia Tenggara. Untuk mendukung kelestarian dan pemenuhan kebutuhan industrikehutanan,upayapemuliaanpohonmelaluiidentifikasidanpengembangan sumber benih unggul menjadi strategi penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisispertumbuhantegakanMerantiMerahtahuntanam2003diDesaHinas Kiri, Kecamatan Batang Alai Timur, Kalimantan Selatan sebagai dasar pemilihan pohon induk unggul dalam program pemuliaan pohon. Metode yang digunakan berupa jalur berpetak (4 jalur @ 8 petak, ukuran 20×20 m) dengan pengamatan parameter pertumbuhan tinggi pohon, diameter batang, kelurusan batang, dan kondisi tajuk. Data lingkungan mikro seperti intensitas cahaya, kelembaban, dan pH tanah juga dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pertumbuhanMerantiMerahtergolong "bagus", denganrata-ratatinggi21 m, riap tinggi1,05 m/tahun, riap diameter 1,42 cm/tahun, danskor kelurusan batang 3,14. Variasi antar petak menunjukkan pengaruh signifikan dari kondisi lingkungan mikro.Sebanyak20%tegakanterbaikdiidentifikasisebagaikandidatsumberbenih unggul berdasarkan skor pertumbuhan dan kesehatan tajuk. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah dalam strategi konservasi dan budidaya Meranti Merah serta menegaskan pentingnya pemilihan lokasi dan teknik silvikultur yang adaptif terhadap kondisi lingkungan. Rekomendasi utama meliputi pemanfaatan tegakan unggulsebagaisumberbenih,pengaturanjaraktanam,danpemantauantajuksecara berkala dalam rangka mendukung program perbenihan berkelanjutan.

 

 

 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI