DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS KEUNTUNGAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA PADA PROGRAM WAJIB JUAL KERING DI KECAMATAN HAMPANG KABUPATEN KOTABARU
PENGARANG:ARNUM HESTIYANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-23


Penelitian ini maksud untuk menganalisis perbedaan biaya, pendapatan, dan keuntungan usahatani budidaya jagung hibrida antara sistem jual basah dan jual kering pada Program Wajib Jual Kering di Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru. Data dikumpulkan melalui survei terhadap 30 petani jagung hibrida dengan teknik stratified proportionated random sampling dan dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kemudian diuji dengan statistik t-test dua sampel independen. Hasil analisis membuktikan bahwa rata-rata biaya total per hektare pada jual basah sebesar Rp16.434.753 dan pada jual kering sebesar Rp16.201.806. Pendapatan per hektare usahatani jagung jual basah sebesar Rp5.924.980, sedangkan jual kering sebesar Rp6.696.433. Sementara itu, keuntungan bersih per hektare usahatani jagung jual basah tercatat sebesar Rp4.281.247, dan jual kering sebesar Rp3.821.111. Meskipun terdapat perbedaan nilai antara kedua sistem, hasil uji t menunjukkan bahwa perbedaan biaya, pendapatan, dan keuntungan tersebut tidak ada yang signifikan secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa kedua sistem pemasaran memiliki kelayakan yang relatif setara, dengan pertimbangan efisiensi dan preferensi petani terhadap waktu dan biaya pasca panen.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI