DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Analisis Penggunaan Antibiotik Berdasarkan Metode DDD (Defined Daily Dose) dan DU 90% Pada Pasien Dewasa Rawat Jalan di Puskesmas Banjarbaru Selatan Periode Tahun 2023
PENGARANG:SRI RAHMAH DANIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-24


Penyakit infeksi adalah penyakit yang disebabkan mikroorganisme dan salah satu penyebab utama kematian di Indonesia dengan pengobatan antibiotik. Penggunaan antibiotik berlebihan dan tidak tepat dapat meningkatkan risiko resistensi. Salah satu upaya evaluasi penggunaan antibiotik adalah dengan metode DDD dan DU 90%. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil karakteristik pasien, penggunaan antibiotik, menghitung nilai total dan tertinggi DDD serta menentukan segmen DU 90% pada pasien dewasa rawat jalan di Puskesmas Banjarbaru Selatan periode tahun 2023. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data retrospektif. Kriteria inklusi penelitian adalah pasien rawat jalan berusia ≥ 18 tahun dengan resep antibiotik dan data lengkap. Kriteria eksklusi yaitu antibiotik tanpa nilai DDD standar dan rute topikal. Populasi penelitian berjumlah 1.823 pasien, namun yang memenuhi kriteria 1.344 pasien. Hasil penelitian menunjukkan kategori usia paling banyak mendapatkan terapi antibiotik adalah 18-25 tahun sebanyak 385 pasien (28,65%), BPJS sejumlah 837 pasien (62,27%), dan diagnosis terbanyak faringitis akut sebanyak 349 pasien (25,97%). Profil penggunaan dan golongan antibiotik terbanyak digunakan adalah amoksisilin golongan penisilin (86,35%). Bentuk sediaan antibiotik terbanyak digunakan adalah tablet (99,85%). Nilai total DDD/1000 KPRJ yaitu 315,57 dan nilai antibiotik DDD/1000 KPRJ paling tinggi adalah amoksisilin sebesar 272,94. Antibiotik yang masuk dalam segmen DU 90% hanya amoksisilin.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI