DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Model Diagnosis Keseimbangan Hara Tanaman Kelapa Sawit di Lahan Kering Masam Menggunakan Metode DRIS
PENGARANG:RIDHO AULIYA PRIBADI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-24


Tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan salah satu komoditas sektor pertanian yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia. Produktivitas kelapa sawit di Kalimantan Selatan dalam lima tahun terakhir (2019–2023) masih tidak stabil, dengan rata-rata di bawah produktivitas nasional (25,93 t ha?¹). Salah satu faktor penyebabnya adalah ketidakseimbangan hara makro (N, P, K) pada lahan kering masam yang didominasi pH rendah dan kandungan Al tinggi. pengelolaan hara Diagnosis and Recommendation Integrated System (DRIS) mampu memberikan rekomendasi pemupukan presisi dengan mempertimbangkan interaksi antar unsur, sehingga meningkatkan efisiensi pupuk dan produktivitas. Namun, penerapannya pada kelapa sawit masih memerlukan kajian lebih mendalam terkait norms DRIS yang sesuai kondisi lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis keseimbangan hara N, P, K pada tanaman kelapa sawit umur 12 tahun dengan tingkat produksi tinggi dan rendah dengan menggunakan metode DRIS. Penelitian ini menggunakan metode survey (kualitatif) dengan pengambilan sampel tanah dan daun kelapa sawit yang dianalisis dengan menggunakan metode kuantitatif (Analisa labaritorium) dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil menunjukkan bahwa blok berproduksi tinggi memiliki rasio N/P, N/K, dan K/P yang seimbang sesuai norms, sedangkan blok berproduksi rendah mengalami ketidakseimbangan hara yang bervariasi defisiensi K atau N. Indeks DRIS mengungkap urutan kebutuhan hara: K>P>N mengidentifikasi defesiensi K. Berdasarkan temuan ini, disusun rekomendasi pemupukan spesifik lokasi untuk memperbaiki ketidakseimbangan hara dan meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI