DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS KELAYAKAN DAN RISIKO PRODUKSI PADA USAHATANI CABAI BESAR DI KECAMATAN TANTA KABUPATEN TABALONG
PENGARANG:WITTY OKTAVIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-25


Penelitian ini menggunakan metode survei. Data yang digunakan dalam penelitian berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung kepada responden. Data sekunder diambil dari dinas atau intansi yang terkait dengan penelitian ini. Sampel penleitian ini diambil sebanyak 40 dari total populasi petani cabai besar sebanyak 165 orang yang dipilih dengan teknik simple random sampling Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata total biaya total yang dikeluarkan petani sebesar Rp Rp14.219.018 per usahatani atau Rp28.018.832 per hektar, dengan rata-rata penerimaan sebesar Rp22.045.500 per usahatani atau Rp43.439.409 per hektar, dan rata-rata keuntungan yang diperoleh petani sebesar sebesar Rp7.826.482/usahatani. Usahatani cabai besar layak diusahakan dengan nilai Revenue Cost Ratio sebesar 1,55, sehingga setiap biaya yang dikeluarkan sebesar 1 rupiah, diperoleh penerimaan sebesar 0,55 rupiah. Berdasarkan analisis koefisien variasi diperoleh nilai sebesar 0,3 dan lebih kecil dari kriteria sebesar 0,5 sehingga risiko produksi usahatani cabai besar di Kecamatan Tanta relatif rendah. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI