DIGITAL LIBRARY



JUDUL:UJI IRITASI SEDIAAN MICRONEEDLE PATCH EKSTRAK JINTAN HITAM (Nigella sativa L.) DENGAN VARIASI KONSENTRASI KITOSAN
PENGARANG:DINNY ANISA PUTRI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-28


Ekstrak jintan hitam (Nigella sativa L.) dikenal memiliki aktivitas farmakologis, termasuk sebagai antihipertensi. Namun, efektivitas terapi transdermalnya terbatas akibat kemampuan penetrasi yang rendah melalui lapisan stratum korneum. Oleh karena itu, ekstrak ini diformulasikan dalam bentuk microneedle patch, sistem penghantaran obat transdermal yang bersifat minimal invasif dan dapat meningkatkan penetrasi obat serta kepatuhan pasien. Untuk meningkatkan penetrasi kulit, digunakan kitosan sebagai bahan tambahan, yang bersifat bioadhesif dan permeabel. Kitosan juga berfungsi sebagai basis pada sediaan. Kitosan yang digunakan merupakan hasil sintesis dari limbah cangkang udang vannamei dengan nilai derajat deasetilasi sebesar 71,168%. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi iritasi kulit dari sediaan microneedle patch ekstrak jintan hitam dengan variasi konsentrasi kitosan. Empat formula diuji, yaitu F1–F3 yang mengandung variasi konsentrasi kitosan, dan F4 tidak mengandung kitosan. Uji iritasi dilakukan secara in vivo pada kelinci albino jantan menggunakan metode Draize dan pada manusia menggunakan metode 4-hour human patch test. Hasil uji pada hewan uji menunjukkan bahwa formula F1–F3 tidak mengiritasi, sedangkan F4 sedikit iritasi dengan PII 0,78. Hasil uji iritasi kulit pada manusia menunjukkan bahwa seluruh formula F1-F4 menunjukkan tidak ada reaksi yang timbul. Berdasarkan hasil tersebut, seluruh sediaan dapat dikategorikan aman digunakan sebagai sediaan transdermal pada kulit manusia.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI