DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH PENANAMAN MODAL ASING, PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI, DAN BELANJA MODAL TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO DI REGIONAL KALIMANTAN TAHUN 2014-2023
PENGARANG:ZULINDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-28


Pertumbuhan ekonomi suatu wilayah mencerminkan kemampuan daerah tersebut dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Salah satu indikator utama dalam mengukur pertumbuhan ekonomi adalah Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang menunjukkan total nilai tambah dari seluruh aktivitas ekonomi di suatu daerah. PDRB dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk investasi dan pengeluaran pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Penanaman Modal Asing, Penanaman Modal Dalam Negeri, dan Belanja Modal secara parsial maupun simultan terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Regional Kalimantan tahun 2014-2023. Data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data panel dengan time series selama 10 tahun dari 2014-2023, dan cross-section meliputi 5 provinsi di pulau Kalimantan yang terdiri dari Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan teknik analisis regresi data panel yang di olah menggunakan aplikasi E-views 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Secara simultan, pengaruh variabel Penanaman Modal Asing, Penanaman Modal Dalam Negeri, dan Belanja Modal positif dan signifikan terhadap PDRB; (2) Secara parsial, pengaruh variabel Penanaman Modal Dalam Negeri dan Belanja Modal memiliki arah positif dan signifikan terhadap PDRB di regional Kalimantan dalam kurun waktu 10 tahun. Berdasarkan temuan tersebut, peneliti memberikan saran kepada pemerintah untuk memperkuat kerangka perundang-undangan yang mengatur investasi asing dan domestik, serta meningkatkan penanaman modal sesuai dengan potensi masing-masing wilayah. Pemerintah daerah perlu fokus mengoptimalkan peran Penanamam Modal Dalam Negeri sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi dengan menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penyederhanaan regulasi, penyediaan insentif fiskal, dan pembangunan kawasan industri terintegrasi. Selain itu, alokasi Belanja Modal harus diprioritaskan pada infrastruktur dengan dampak multiplier tinggi seperti transportasi, energi, dan telekomunikasi, disertai perencanaan matang dan koordinasi antarprovinsi untuk memaksimalkan efektivitas investasi pemerintah dalam mendorong pertumbuhan PDRB regional.

Kata Kunci: Produk Domestik Regional Bruto; Penanaman Modal Asing; Penanaman Modal Dalam Negeri; Belanja Modal

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI