DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Potensi Antikanker Batang Pisang Mauli (Musa acuminata) Terhadap Epidermal Growth Factor Receptor (Studi In Silico Pada Oral Squamous Cell Carcinoma) | |
| PENGARANG | : | NEVRILA DEWI RACHMAYANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-29 |
Potensi Antikanker Batang Pisang Mauli (Musa acuminata)
Terhadap Epidermal Growth Factor Receptor
(Studi In Silico Pada Oral Squamous Cell Carcinoma)
Nevrila Dewi Rachmayani, Amy Nindia Carabelly, I Wayan Arya Krishnawan
Firdaus, Maharani Laillyza Apriasari, Juliyatin Putri Utami
Latar Belakang: Oral Squamous Cell Carcinoma (OSCC) merupakan jenis kanker
mulut yang paling umum dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi.
Ekspresi berlebih pada Epidermal Growth Factor Receptor (EGFR) diketahui
memainkan peran penting dalam perkembangan OSCC sehingga menjadi target terapi
utama. Senyawa dari batang pisang mauli (Musa acuminata) seperti Caffeic Acid
Phenethyl Ester (CAPE), citral dan eucalyptol telah dilaporkan memiliki aktivitas
antikanker. Tujuan: Menganalisis potensi ketiga senyawa batang pisang
mauli (Musa acuminata) sebagai inhibitor EGFR pada OSCC menggunakan
pendekatan in silico. Metode: Analisis dilakukan menggunakan PASS Online untuk
mengevaluasi kemungkinan aktivitas biologis serta molecular docking dilakukan
menggunakan AutoDock Vina dan Biovia Discovery Studio untuk menganalisis nilai
afinitas ikatan, jenis interaksi dan jarak ikatan antara senyawa dan residu aktif protein
EGFR. Hasil: Senyawa CAPE menunjukkan nilai binding affinity paling kuat sebesar
(-8.6 kcal/mol), diikuti oleh citral (-5,4 kcal/mol) dan eucalyptol (-5,4 kcal/mol). CAPE
membentuk interaksi hidrogen konvensional dengan CYS775 (2,65 Å), serta interaksi
hidrofobik dengan residu aktif seperti PHE856, LEU777 dan MET766 melalui Pi-
Alkyl dan Pi-Pi T-shaped. Nilai jarak interaksi berada dalam rentang efektif (<3.5 Å),
mengindikasikan komplkes ligan-protein yang stabil. Kesimpulan: Caffeic Acid
Phenethyl Ester (CAPE), citral dan eucalyptol dari batang pisang mauli memiliki
potensi sebagai kandidat inhibitor EGFR untuk terapi OSCC dengan senyawa CAPE
menunjukkan afinitas interaksi paling kuat, sehingga menjadi kandidat utama untuk
ditelusuri lebih lanjut secara in vitro dan in vivo untuk memvalidasi efektivitas dan
keamanannya secara biologis.
Kata kunci : CAPE, citral, EGFR, eucalyptol, OSCC
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI