DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Persentase Kejadian Penyakit Antraknosa ( Colletotrichum Spp.) Pada Tanaman Cabai Rawit (Capsicum Fruetescen L.) Pada Tiga Kecamatan Di Kota BanjarBaru | |
| PENGARANG | : | AGUS PERNANDO | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-30 |
Cabai rawit adalah salah satu cabai rawit lokal di Provinsi Kalimantan Selatan. Antraknosa merupakan penyakit utama pada tanaman cabai yang sangat merugikan karena penyakit ini menyebabkan busuk pada buah cabai sehingga sangat menurunkan nilai jual hasil panennya. Intensitas serangan penyakit antraknosa semakin meningkat di provinsi Kalimantan Selatan, hingga rata-rata 40,513%. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi persentase kejadian penyakit antraknosa pada tanaman cabai besar di tiga kecamatan berbeda di Kota Banjarbaru. Survei lapangan dilakukan di Kecamatan Cempaka, Landasan Ulin, dan Banjarbaru selatan. Pengambilan sampel buah cabai dilakukan secara acak di lahan petani, kemudian diamati gejala penyakit antraknosa. Data persentase kejadian penyakit dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui tingkat serangan penyakit di masing-masing kecamatan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI