DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Analisis Dampak Lingkungan Pada Proses Refining dan Fractionation Minyak Kelapa Sawit di Pt Guthrie International Pulau Laut Refinery Menggunakan Metode Life Cycle Assessment (LCA) | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD IQBAL | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-31 |
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dampak lingkungan paling signifikan dan hotspot unit proses dari proses refining dan fractionation olein IV 56 dan 58 dalam produksi refined bleached deodorized palm oil, olein, dan stearin menggunakan pendekatan Life Cycle Assessment (LCA) di PT Guthrie International Pulau Laut Refinery. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada proses refining untuk memproduksi 1 ton refined bleached deodorized palm oil, dampak paling dominan adalah human carcinogenic toxicity (0,34 kg 1,4-DCB) dengan hotspot pada tahap degumming akibat penggunaan asam fosfat, serta marine ecotoxicity (6,41E-02 kg 1,4-DCB) dan terrestrial ecotoxicity (44,32 kg 1,4-DCB) yang paling besar terjadi pada tahap bleaching akibat penggunaan bleaching earth. Pada proses fractionation untuk produksi 1 ton olein IV 56 dan IV 58, dampak dominan meliputi human carcinogenic toxicity (8,52E-02 kg 1,4-DCB dan 1,02E-01 kg 1,4-DCB), fine particulate matter formation (3,51E-01 kg PM2.5 eq dan 4,20E-01 kg PM2.5 eq), sertamarine ecotoxicity (6,41E 03 kg 1,4-DCB dan 7,63E-03 kg 1,4-DCB) dengan hotspot pada tahap crystallization yang disebabkan oleh tingginya konsumsi listrik. Untuk produksi stearin dari proses kedua fraksi tersebut, dampak utama tetap pada kategori yang sama yaitu human carcinogenic toxicity (1,25E-01 kg 1,4-DCB dan 1,20E-01 kg 1,4-DCB) dan fine particulate matter formation (4,71E-01 kg PM2.5 eq dan 4,69E-01 kg PM2.5 eq),. Terkecuali pada kategori dampak marine ecotoxicity (2,62E-02 kg 1,4-DCB dan 1,84E-02 kg 1,4-DCB), hotspot terdapat pada unit stearin melting tank untuk akibat penggunaan marine fuel oil dalam produksi low pressure steam. Temuan ini menyoroti pentingnya peningkatan efisiensi energi, penggunaan bahan bakar yang lebih bersih, dan optimalisasi kinerja proses untuk mengurangi dampak lingkungan dalam pengolahan minyak kelapa sawit.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI