DIGITAL LIBRARY



JUDUL:EFEKTIVITAS PROGRAM PEMUDA PELOPOR OLEH DINAS KEBUDAYAAN, KEPEMUDAAN, OLAHRAGA DAN PARIWISATA KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:NITA TSABITAH HASYER
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-02


ABSTRAK

 

Nita Tsabitah Hasyer (2110413220028), 2025. Efektivitas Program Pemuda Pelopor Oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin.Di bawah bimbingan H. Apriansyah.

 

Pemuda merupakan aset strategis dalam pembangunan daerah, termasuk di Kota Banjarmasin. Dengan jumlah yang cukup besar, pemuda memiliki peran potensial dalam mendorong pertumbuhan sosial, ekonomi, dan budaya. Namun, potensi tersebut perlu diarahkan melalui program-program yang terstruktur dan berkelanjutan. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) adalah pelaksanaan Program Pemuda Pelopor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program tersebut dalam memberdayakan pemuda serta mengembangkan potensi yang dimiliki.

Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 25 responden, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri atas pemangku kepentingan, peserta program, dan masyarakat yang merasakan dampaknya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Pemuda Pelopor di Kota Banjarmasin dinilai efektif, dengan tingkat efektivitas mencapai 82,32%. Tanggapan responden mengindikasikan bahwa program ini memberikan pengaruh positif di berbagai bidang. Para pemuda yang terlibat menjadi agen perubahan, antara lain sebagai penggerak UMKM lokal, inisiator program pendidikan alternatif, dan pelopor kegiatan sosial serta budaya. Program ini tidak hanya memfasilitasi pengembangan potensi pemuda, tetapi juga mendorong mereka untuk berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Partisipasi pemuda telah membawa inovasi serta solusi kreatif terhadap berbagai permasalahan lokal, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan mendorong terwujudnya lingkungan sosial yang inklusif serta berdaya saing.

Penelitian ini merekomendasikan peningkatan strategi komunikasi, perluasan kolaborasi lintas sektor, serta pelaksanaan evaluasi program secara berkala agar program dapat terus berkembang dan lebih adaptif.

Diharapkan, temuan ini dapat mendorong pengembangan program pemberdayaan pemuda yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi generasi muda di Kota Banjarmasin.

 

Kata Kunci: Pemuda, Pemberdayaan, Pemuda Pelopor, Efektivitas Program, Kota Banjarmasin

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI