DIGITAL LIBRARY



JUDUL:REVITALISASI TEATER TUTUR TRADISI LISAN BAPANDUNG DI KABUPATEN TABALONG
PENGARANG:EVITA SHARFINA SETYANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-07


            Penelitian ini mengkaji tentang revitalisasi teater tutur tradisi lisan melalui bapandung. Tujuan penelitian ini adalah untuk, (1) Untuk mengetahui penyebab tradisi lisan bapandung di Tabalong hampir punah, (2) Untuk mengetahui cara melestarikan tradisi lisan bapandung di Kabupaten Tabalong.

            Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi dan antropologis. Pendekatan sosiologis adalah pendekatan yang menganalisis manusia dalam masyarakat dengan pemahaman masyarakat ke individu. Pendekatan antropologis adalah pendekatan dengan cara melihat wujud praktik sosial budaya yang tumbuh dan berkembang di masyarakat. Penelitian ini objeknya sastra lisan bapandung yang hidup dan berkembang di masyarakat Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

 

            Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Penyebab tradisi lisan bapandung di Tabalong hampir punah. Pertama,minimnya regenerasi pelaku tradisi menjadi penyebaab utama. Kedua, perkembangan teknologi dan hiburan modern telah mengubah cara masyarakat mengakses informasi dan hiburan. Ketiga, perubahan gaya hidup masyarakat turut berperan. Keempat, kurangnya dukungan dari pemerintah dan lembaga budaya membuat bapandung tak terdokumentasikan dan terpinggirkan. Kelima, ada stigma bahwa tradisi lisan adalah sesuatu yang kuno dan tidak relevan. (2) Cara melestarikan tradisi lisan bapandung di Kabupaten Tabalong. Melaksanakan Transmisi: Pertama, Transmisi oleh Pemerintah. Kedua, Transmisi oleh Sanggar Kesenian. Ketiga, Transmision oleh Seniman Individual. Melaksanakan Konservasi:Konservasiatau pelestarian sebagai proses penjagaan, pengamanan, dan perlindungan dari kemungkinan terjadinya pencemaran dan kepunahannya. Melaksanakan Development: Development atau pembinaan dimaksudkan sebagai proses penyaringan, pengayaan, dan pengembangannya agar terjadi relevansi di segala zaman. Melaksanakan Transformatif: Transformation atau pemanfaatan bapandung dimaksudkan sebagai proses pengejawantahan nilai-nilai budaya yang berada di dalamnya.

 

 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI