DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KEANEKARAGAMAN ANGGREK (Orchidaceae) DAN KARAKTERISTIK HABITATNYA PADA TIGA TUTUPAN LAHAN DI DESA MANDIANGIN TIMUR
PENGARANG:KENIA PRANOTO
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-08


KENIA PRANOTO. 2025 ”Keanekaragaman Anggrek (Orchidacea) dan Karakteristik Habitatnya pada Tiga Tutupan Lahan di Desa Mandiangin Timur” Skripsi, Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat. Pembing : Dr. Abdi Fithria, S.Hut, M.P. dan Prof. Dr. Ir. M. Arief Soendjoto, M.SC.

 

Kata kunci: anggrek, keanekaragaman, habitat, tutupan lahan, konservasi

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman anggrek (Orchidaceae) dan karakteristik habitatnya pada tiga tipe tutupan lahan berbeda di Desa Mandiangin Timur, Kalimantan Selatan, yaitu hutan sekunder, pertanian lahan kering campuran, dan semak belukar. Pengumpulan data dilakukan melalui metode eksplorasi lapangan dan analisis vegetasi, dilengkapi dengan pengukuran parameter lingkungan seperti suhu, kelembaban, intensitas cahaya, pH tanah, serta jarak dari pemukiman, jalan setapak, dan sumber air. Hasil penelitian menemukan enam spesies anggrek, lima di antaranya merupakan jenis epifit dan satu terestrial. Indeks keanekaragaman Shannon-Wiener tertinggi ditemukan pada hutan sekunder (H’=1,605), diikuti oleh pertanian lahan kering (H’=0,333), dan terendah pada semak belukar (H’=0,000). Faktor lingkungan seperti kelembaban tinggi, naungan tajuk pohon, dan keberadaan pohon inang terbukti berpengaruh positif terhadap distribusi anggrek. Temuan ini menunjukkan bahwa hutan sekunder memiliki peran penting sebagai habitat utama anggrek dan perlu mendapat prioritas dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati di tingkat lokal.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI