DIGITAL LIBRARY



JUDUL:LEKSIKON MAKANAN DAN KULINER TRADISIONAL BATALAM DI DESA BANGKILING RAYA KECAMATAN BANUA LAWAS KABUPATEN TABALONG: KAJIAN ETNOLINGUISTIK
PENGARANG:RAHMARIANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-08


Rahmariani, 2025. Leksikon Makanan dan Kuliner Tradisional Batalam di Desa Bangkiling Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong: Kajian Etnolinguistik. Tesis. Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas lambung Mangkurat. Pembimbing: (1) Prof. Rusma Noortyani, M.Pd.: (2) Dr. Noor Eka Chandra, M.Pd.

 

Kata Kunci: Leksikon, Batalam dan Etnolinguistik

 

Makanan dan kuliner tradisional Batalam merupakan tradisi tahunan yang turun temurun dilaksanakan di Desa Bangkiling Raya di Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong. Tradisi makanan tradisional Batalam merupakan aktivitas makan dengan menggunakan talam (cipir). Talam ini berisikan hindangan lengkap mulai dari lauk pauk yang terdiri dari dua potong itik panggang, satu mangkok besar kuah sup ayam kampung, dan satu piring sambal goreng hati (mi bahati). Tradisi batalam ini dideskripsikan dalam penelitian mengenai wujud, makna leksikal dan prosesi tradisi tersebut.

Teori etnolinguistik digunakan untuk menganalisis penelitian ini. Jenis penelitian ini berupa penelitian etnografi kualitatif dan metode yang digunakan deskriptif. Data pada penelitian ini berupa wujud, makna dan prosesi (waktu dan tempat, alat, proses, makanan pendamping dan makanan pelengkap) dari tradisi makanan tradisional Batalam. Sumber data dari penelitian ini bersumber dari tradisi makanan tradisional Batalam, baik dari segi wujud, makan leksikal dan kulural serta prosesi dari dari tradisi makanan tradisional Batalam yang ada di Desa Bangkiling Raya kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong.

Berdasarkan analisis data, ditemukan hasil penelitian berupa wujud makanan tradisional batalam yang terdiri dari itik panggang, kuah sup dan mi bahati. Dengan struktur unsur pembentuk frasa, bentuk kompleks dan frasa nominal. Makna leksikal dari makanan tradisional batalam ini berupa gotong royong dan kesederhaan dari sajian utama yang diambil dari hasil ternak warga. Makna kultural dari tradisi ini terdiri dari 1) Silaturahmi, 2) Ukhuwah, 3) Musyawarah, 4) adil dan 5) Dermawan. Prosesi tradisi ini terdiri dari 6 bagian kegiatan yang terdiri dari beberapa leksikon. Leksikon tersebut antara lain: a) leksikon isian utama terdiri dari 3 leksikon, b) leksikon waktu dan tempat terdapat 10 leksikon, c) leksikon alat dan bahan terdapat 33 leksikon, d) leksikon proses pembuatan terdapat 18 leksikon, e) leksikon makanan pendamping terdapat 11 leksikon, dan e) leksikon pelengkap terdapat 9 leksikon. Pada prosesi makanan tradisional Batalam terdapat 18 leksikon yang tidak memiliki padanan bahasa Indonesia. Leksikon tersebut terdapat pada leksikon tempat dan waktu ada 4 leksikon, leksikon alat dan bahan ada 10 leksikon, leksikon proses pembuatan ada 3 dan dalam leksikon makanan pendamping terdapat 1 leksikon.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI