DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH TINGKAT KEMISKINAN, INFLASI DAN UPAH MINIMUM TERHADAP KETIMPANGAN PENDAPATAN DI KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | DITA MAHARANI PUTRI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-09 |
Dita Maharani Putri (2025). Pengaruh Tingkat Kemiskinan, Inflasi, dan Upah Minimum Terhadap Ketimpangan Pendapatan Di Kalimantan Selatan.
Pembimbing: Dra. Ika Chandriyanti, MP
Ketimpangan pendapatan masih menjadi isu penting di Indonesia, termasuk di Provinsi Kalimantan Selatan. Meskipun provinsi ini memiliki potensi ekonomi yang besar, pertumbuhan yang terjadi tidak selalu disertai dengan pemerataan pendapatan. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat kemiskinan, inflasi, dan upah minimum terhadap ketimpangan pendapatan di Kalimantan Selatan. Metode yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan data deret waktu tahun 2002–2024. Hasil menunjukkan bahwa secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Secara parsial, tingkat kemiskinan dan upah minimum berpengaruh signifikan dengan arah negatif, sedangkan inflasi tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan pentingnya kebijakan distribusi pendapatan yang berpihak pada kelompok berpenghasilan rendah serta penguatan regulasi upah yang adaptif terhadap dinamika ekonomi daerah.
Kata Kunci: Ketimpangan Pendapatan; Kemiskinan; Inflasi; Upah Minimum; Regresi Linier Berganda
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI