DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Rekayasa Media Tanah Reklamasi Menggunakan Kompos dan Pupuk Organik Cair dari Limbah Rumah Tangga untuk Pertumbuhan Tanaman Pulai (Alstonia scholaris)
PENGARANG:DEDISONI RAHMANTO
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-14


ABSTRAK

 

 

DEDISONI RAHMANTO. 2025. “Rekayasa Media Tanah Reklamasi Menggunakan Kompos dan Pupuk Organik Cair dari Limbah Rumah Tangga untuk Pertumbuhan Tanaman Pulai (Alstonia scholaris)”. Tesis. Program Studi Magister Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Dr. Yusanto Nugroho, S.Hut., M.P. dan Prof. Ir. Basir, M.S., Ph.D.

 

Kata Kunci: Pulai; Tanah Reklamasi; Kompos; Pupuk Organik Cair

 

Penelitian ini bertujuan untuk merekayasa media tanah reklamasi bekas tambang batubara dengan menggunakan kompos dan pupuk organik cair yang berasal dari limbah rumah tangga guna meningkatkan pertumbuhan tanaman pulai (Alstonia scholaris). Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial 4 × 5, terdiri dari dua faktor, yaitu faktor pertama beruapa campuran tanah tambang dan kompos, dan faktor kedua berupa pupuk organic cair. Faktor pertama terdiri dari empat tingkat campuran tanah tambang dan kompos (1: 0, 1 : 1, 1 : 2, dan 1 : 3), sedangkan faktor kedua terdiri dari lima taraf dosis pupuk organik cair (0%, 10%, 20%, 30%, dan 40%) dengan 10 ulangan. Parameter yang diamati meliputi persentase hidup, tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter batang tanaman pulai hingga umur 4 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kompos dan pupuk organik cair secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan tanaman pulai hingga umur 4 bulan. Seluruh kombinasi perlakuan menunjukkan tingkat persentase hidup 100%. Pertumbuhan tinggi dan diameter tanaman tertinggi tercatat pada perlakuan A2B5 (50% tanah reklamasi: 50% kompos dan 40% pupuk organik cair) dengan nilai 73,10 cm parameter tinggi dan 10,85 mm untuk parameter diameter. Pertambahan jumlah daun tertinggi terjadi pada perlakuan A3B5 sebesar 27,80 helai. Hasil uji interaksi antara kompos dan pupuk organik cair terbukti sangat nyata memberikan pengaruh terhadap tinggi dan diameter tanaman pulai, serta berpengaruh nyata terhadap penambahan jumlah daun. Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi kompos dan pupuk organik cair limbah rumah tangga yang optimal pada perlakuan A2B5 untuk mendukung pertambaahan tinggi, diameter, dan jumlah daun hingga umur 4 bulan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI