DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | EVALUASI PERFORMANCE-BASED DESIGN BANGUNAN MASJID RAYA SYEKH MUHAMMAD ARSYAD AL-BANJARI | |
| PENGARANG | : | AHMAD HAMBALI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-17 |
Indonesia terletak di pertemuan tiga lempeng aktif dunia, sehingga wilayah ini sangat rentan terhadap aktivitas seismik. Meskipun Kalimantan Selatan relatif aman karena berada di atas Lempeng Eurasia, keberadaan sesar aktif seperti Sesar Meratus tetap membawa risiko gempa yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja seismik Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari di Kota Banjarbaru, sebuah infrastruktur penting dengan kategori risiko IV, menggunakan analisis Pushover.
Fokus penelitian meliputi analisis distribusi sendi plastis, pembuatan kurva kapasitas base shear terhadap displacement, dan penentuan tingkat kinerja seismik berdasarkan nilai performance point di tiga wilayah potensi gempa. Analisis dilakukan dengan menggunakan Metode Spektrum Kapasitas (ATC40) dan Metode Koefisien Perpindahan (FEMA 356), dengan model bangunan tiga dimensi pada software SAP2000 v22.
Hasil penelitian dengan metode pushover didapatkan skema kelelehan pada bangunan masjid sudah sesuai dengan skema SCWB (Strong Column Weak Beam). Kurva kapasitas menunjukkan bahwa semakin besar gaya geser yang bekerja, maka perpindahan yang dialami struktur juga akan semakin besar. Tingkat kinerja bangunan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dengan metode ATC-40 didapatkan level Immediate Occupancy (IO) untuk ketiga wilayah yang diteliti yaitu Banjarbaru, wilayah potensi gempa terbesar di Pulau Kalimantan (Kab. Paser) dan wilayah potensi gempa terbesar di Indonesia (Kota Palu). Sedangkan dengan metode FEMA 356, didapatkan level kinerja bangunan Operational untuk wilayah Kota Banjarbaru, dan untuk wilayah Kab. Paser dan Kota Palu.
Kata kunci: Gempa, Kurva Kapasitas, Level Kinerja, Pushover
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI