DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGUBAH SAMPAH MENJADI AKSI MELALUI KAMPANYE PUBLIC RELATIONS #GREENTOPIA BERSAMA GREEN GENERATION KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | JINOLI PUSPITA DEWI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-19 |
ABSTRAK
Abdur Rahman (2110414110002), Erwan Prayoga (2110414310053), Jinoli Puspita Dewi (2110414320044), Putri Aprilia (2110414320071). “Mengubah Sampah Menjadi Aksi Melalui Kampanye Public Relations #GREENTOPIA Bersama Green Generation Kalimantan Selatan.” Dibawah bimbinganIbu Yuanita Setyastuti dan Bapak Bambang Dwi Waluyo
Permasalahan sampah merupakan salah satu isu lingkungan yang kompleks dan memerlukan penanganan terpadu dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, komunitas, dan masyarakat umum. Kota Banjarmasin, menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah yang semakin meningkat akibat pertumbuhan penduduk dan urbanisasi. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan menjadi salah satu faktor utama yang memperparah kondisi lingkungan. Menyikapi hal tersebut, kegiatan tugas akhir ini menginisiasi kampanye public relations bertajuk GREENTOPIA: Mengubah Sampah Menjadi Aksi, yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Lambung Mangkurat dan komunitas Green Generation Kalimantan Selatan.
Kampanye GREENTOPIA bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya dalam hal pengelolaan sampah. Kampanye ini terbagi dalam empat program utama. Pertama, GREENTOPIA Media Connections, yaitu kegiatan publikasi melalui media sosial dan media massa untuk menyebarkan pesan edukatif dan membentuk citra positif kampanye. Kedua, GREENTOPIA Education, merupakan program edukatif yang menyasar generasi muda melalui penyuluhan dan kegiatan belajar interaktif mengenai isu lingkungan dan pentingnya pengelolaan sampah. Ketiga, GREENTOPIA Creation, yaitu pelatihan keterampilan berbasis lingkungan seperti workshop eco print yang bertujuan mengembangkan kreativitas dan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah menjadi produk yang bernilai. Keempat, GREENTOPIA Action, merupakan aksi langsung berupa kegiatan bersih-bersih lingkungan di area publik dan sungai yang bertujuan menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan.
Kampanye ini menggunakan pendekatan komunikasi dua arah simetris dengan memanfaatkan teori public relations, komunikasi lingkungan, media sosial, serta teori situasional. Metode yang digunakan bersifat kuantitatif dengan pengumpulan data melalui survei menggunakan kuesioner, serta dokumentasi. Hasil dari pelaksanaan program menunjukkan peningkatan keterlibatan masyarakat, terbentuknya kesadaran kolektif terhadap isu sampah, serta penguatan branding terhadap komunitas mitra. Kampanye GREENTOPIA diharapkan dapat menjadi model komunikasi strategis yang dapat direplikasi di daerah lain, serta mendorong terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Kata Kunci: Kampanye Public Relations, Pengelolaan Sampah, Komunikasi Lingkungan, GREENTOPIA, Partisipasi Masyarakat
ABSTRACK
Abdur Rahman (2110414110002), Erwan Prayoga (2110414310053), Jinoli Puspita Dewi (2110414320044), Putri Aprilia (2110414320071). “Turning Waste into Action through the #GREENTOPIA Public Relations Campaign in Collaboration with Green Generation Kalimantan Selatan.” Supervised by Yuanita Setyastuti and Bambang Dwi Waluyo
Waste management is one of the most complex environmental issues that requires integrated efforts from various stakeholders, including government institutions, communities, and the general public. Banjarmasin City, the capital of South Kalimantan Province, faces significant challenges in managing increasing volumes of waste due to population growth and urbanization. The lack of public awareness regarding sustainable waste management practices further exacerbates environmental degradation. In response to this issue, this final project initiated a public relations campaign entitled GREENTOPIA: Turning Waste into Action, carried out in collaboration between Communication Science students of Lambung Mangkurat University and the environmental community Green Generation South Kalimantan.
The GREENTOPIA campaign aims to raise public awareness and encourage active community participation in environmental preservation efforts, particularly in waste management. The campaign consists of four main programs. First, GREENTOPIA Media Connections, which utilizes social media and mass media platforms to disseminate educational messages and establish a positive campaign image. Second, GREENTOPIA Education, an educational program targeting youth through interactive learning activities focused on environmental issues and sustainable behavior. Third, GREENTOPIA Creation, which involves eco-friendly skill-building workshops such as eco-print on tote bags to foster creativity and promote waste reduction through art-based initiatives. Fourth, GREENTOPIA Action, a direct action program consisting of community clean-up activities aimed at fostering collective responsibility and environmental awareness.
This campaign adopts a two-way symmetrical communication approach by utilizing public relations theory, environmental communication, social media, and situational theory. The research method employed is quantitative, with data collected through structured surveys using questionnaires and documentation. The implementation results of the program indicate an increase in public engagement, the formation of collective awareness regarding waste issues, and the strengthening of the partner community’s branding. The GREENTOPIA campaign is expected to serve as a model of strategic communication that can be replicated in other regions, as well as contribute to the realization of a clean, healthy, and sustainable environment.
Keywords: Public Relations Campaign, Waste Management, Environmental Communication, GREENTOPIA, Community Participation
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI