DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS PENCEGAHAN POTENSI PENGHINDARAN PAJAK MELALUI PENGENAAN ALTERNATIVE MINIMUM TAX (AMT) DI INDONESIA | |
| PENGARANG | : | LIANA SARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-21 |
Liana Sari (2024). Analisis Pencegahan Potensi Penghindaran Pajak Melalui Pengenaan Alternative Minimum Tax (AMT) Di Indonesia. Pembimbing I: Muhammad Hudaya, SE., MM., Ph.D. CSRA Pembimbing II: Dr. Wahyudin Nor, SE., M.Si., Ak., CA, CSRA.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa apakah regulasi Alternative Minimum Tax (AMT) dapat berpotensi mencegah penghindaran pajak di Indonesia dan menganalisa formulasi dan skema Alternative Minimum Tax (AMT) yang bisa diterapkan di Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan studi literatur dan wawancara mendalam. Wawancara di lakukan dengan Key informan sebagai narasumber. Hasil wawancara ditranskrip dan dilakukan koding serta diolah secara manual.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Alternative Minimum Tax (AMT) dapat menjadi mekanisme yang efektif dalam mengatasi penghindaran pajak dengan modus SPT rugi fiskal selama bertahun-tahun untuk meningkatkan keadilan dan penerimaan pajak di Indonesia. Namun, keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada desain yang sederhana, transparan, dan konsisten dengan kebijakan pajak lainnya. Pemerintah perlu memastikan bahwa AMT bukanlah pajak tambahan yang dapat menimbulkan kegaduhan serta tidak menjadi penghambat investasi dan tetap sejalan dengan tujuan pembangunan ekonomi. AMT berpeluang untuk diajukan kembali mengingat pemerintah baru sedang memerlukan biaya untuk melaksanakan program-program baru pemerintah dengan persiapan yang lebih matang untuk itu diperlukan kajian lebih dalam dan studi banding pada negara-negara yang berhasil menerapkan regulasi pajak minimum.
Kata kunci: Penghindaran Pajak, Pajak Penghasilan Minimun, Rugi fiskal
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI