DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH LEADER MEMBER EXCHANGE (LMX), KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA GURU SMK NEGERI DI PALANGKA RAYA | |
| PENGARANG | : | PRISKA APRILIA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-21 |
Aprilia, Priska. 2025. Pengaruh Leader-Member Exchange (LMX), Kepuasan Kerja, dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Guru SMK Negeri di Palangka Raya. Tesis, Program Studi Magister Administrasi Pendidikan. Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing (1): Prof. Dr. Hj. Aslamiah, M.Pd., Ph.D.; (2): Prof. Drs. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D.
Kata Kunci: Leader-Member Exchange, Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasi
Studi ini berlatar belakang pada pentingnya kinerja guru sebagai faktor krusial kualitas pendidikan di SMK Palangka Raya. Kinerja ini dipengaruhi oleh motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Teori Leader-Member Exchange (LMX) menunjukkan bahwa hubungan kepala sekolah dan guru memengaruhi motivasi, kepuasan kerja, dan kinerja guru secara signifikan. Selain LMX, kepuasan kerja respons emosional guru terhadap pekerjaan merupakan kontributor utama kinerja. Komitmen organisasi, meliputi tanggung jawab, loyalitas, dan dedikasi, turut memengaruhi capaian guru. Namun, terdapat permasalahan kinerja guru, seperti perencanaan pembelajaran yang kurang optimal, ketidakdisiplinan, dan minimnya pemanfaatan sumber daya pembelajaran.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan analisis jalur. Populasi penelitian terdiri dari 386 guru dari 8 SMK Negeri di Palangka Raya, dengan sampel sebanyak 196 responden yang diambil melalui teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data mencakup analisis deskriptif, uji asumsi klasik (normalitas, linearitas, homogenitas), uji regresi linear berganda, uji parsial, analisis jalur, dan uji sobel.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara: LMX dengan kinerja guru (0,330); kepuasan kerja dengan kinerja guru (0,393); dan komitmen organisasi dengan kinerja guru (0,371). Selain itu, LMX memiliki hubungan positif dengan komitmen organisasi (0,299), dan kepuasan kerja memiliki hubungan positif yang sangat kuat dengan komitmen organisasi (0,742). Lebih lanjut, ditemukan pengaruh tidak langsung LMX terhadap kinerja guru melalui komitmen organisasi (0,111), dan pengaruh tidak langsung kepuasan kerja terhadap kinerja guru melalui komitmen organisasi (0,275). Semua item instrumen dinyatakan valid dan reliabel. Mayoritas responden menunjukkan LMX, kepuasan kerja, komitmen organisasi, dan kinerja guru berada pada klasifikasi tinggi.
Hasil ini memberikan wawasan berharga tentang bagaimana peningkatan LMX, perbaikan kepuasan kerja, dan pendorongan komitmen organisasi dapat berkontribusi pada peningkatan kinerja guru di sekolah kejuruan. Oleh karena itu, disarankan agar pihak sekolah dan dinas pendidikan fokus pada pengembangan hubungan LMX yang kuat antara kepala sekolah dan guru, serta menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kepuasan dan komitmen guru guna meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan metode kombinasi atau kualitatif untuk mendalami faktor motivasi intrinsik dan ekstrinsik, serta memperluas cakupan sampel.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI