DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Analisis Suseptibilitas Magnetik dan Kandungan Logam Berat Pada Tanah di Sepanjang Jalan Arteri Kota Banjarbaru
PENGARANG:NOR HABIBAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-27


Kota Banjarbaru memiliki karakteristik tanah yang khas, dengan didominasi oleh jenis Podsolik, Organosol, dan Latosol yang masing-masing memiliki potensi berbeda dalam mengakumulasi logam berat. Terletak di kawasan dengan aktivitas lalu lintas yang tinggi, tanah di sepanjang jalan arteri Kota Banjarbaru rentan terhadap pencemaran lingkungan akibat emisi kendaraan dan aktivitas antropogenik lainnya. Kondisi ini menjadikan Kota Banjarbaru sebagai wilayah strategis untuk penelitian berbasis suseptibilitas magnetik tanah sebagai indikator pencemaran logam berat. Pengambilan sampel dilakukan di 20 titik. Alat yang mengukur metode kemagnetan ini yaitu Bartington MS2 suseptibilitas meter dan (XRF). Nilai suseptibilitas magnetik yang didapatkan X-Ray Fluoresence memiliki rentang antara 1,0433 x 10-8 m3/kg sampai dengan 654,40 x 10-8 m3/kg. Kandungan logam berat yang terkandung dalam sampel tanah di sepanjang jalan Kota Banjarbaru terdapat 9 jenis logam berat diantaranya Al, Ti, V, Cr, Mn, Fe, Ni, Zn, dan Cu yang rata-rata melebihi ambang batas. Kemudian dari hasil uji didapatkan nilai koefisien korelasi antara nilai suseptibilitas magnetik dengan logam berat pada lokasi penelitian berturut-turut sebesar Al (0,11); Ti (0,09); V ( 0,17); Cr (-0,5); Mn (0,08); Fe (-0,22); Ni (-0,26); Zn (-0,18); Cu (0,11). 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI