DIGITAL LIBRARY



JUDUL:POTENSI GASIFIKASI BATUBARA SEAM T200 PIT CENTRAL TUTUPAN AREA PT. ADARO INDONESIA KABUPATEN TABALONG PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:FAHRUL AKBAR
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-27


Fahrul Akbar, 2025. Potensi Gasifikasi Batubara Seam T200 Pit central Tutupan area PT. Adaro Indonesia Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan. Pembimbing : Prof. Dr. Drs. Suyanto, M.P; Prof. Agung Nugroho, S.T., M.Sc., Ph.D; Dr. Yusanto Nugroho, S.Hut., M.P.

 

   Tambang batubara sering kali menjadi sumber kontroversi karena dampak lingkungan yang signifikan, seperti deforestasi, degradasi tanah, polusi air, dan emisi gas rumah kaca saat batubara dibakar. Untuk mengurangi ketergantungan pada batubara untuk mengatasi masalah perubahan iklim dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Alternatif untuk mengurangi dampak lingkungan dari aktifitas tambang batubara konvesional tersebut dengan cara gasifikasi. Gasifikasi merupakan salah satu produk dari HELE Teknology Batubara (High Efficiency Low Emissions), gasifikasi adalah proses konversi termal bahan bakar padat seperti batubara atau biomassa dengan pereaksi (media oksidasi) berupa udara, oksigen, uap, CO2, atau campuran media tersebut menjadi produk gas (syngas). Dalam proses gasifikasi, perubahan batubara menjadi gas dapat menghilangkan unsur-unsur yang tidak di inginkan dalam batubara seperti unsur sulfur dan karbon dioksida (CO2), serta material abu dengan menggunakan metode tertentu sehingga dapat menghasilkan gas bersih untuk mengurangi emisi gas CO2, sehingga isu lingkungan perubahan iklim dapat diminimalisir. Proses gasifikasi batubara ditentukan oleh reaktifitas gasifikasi, reaktifitas gasifikasi merupakan istilah yang digunakan untuk menunjukkan kemudahan batubara dikonversikan menjadi gas. Makin tinggi reaktifitas gasifikasi maka proses konversi batubara menjadi gas akan semakin cepat dan semakin efesiensi.

Penelitian ini memiliki tujuan untuk: menganalisa karakteristik fisik dan kimia batubara seam T200 dan Menganalisa potensi gasifikasi batubara terhadap karakteristik fisik dan kimia batubara seam T200.

Metode penelitian yang dilakukan yaitu pengambilan data lapangan dan analisa laboratorium. Pengambilan sampel batubara di lapangan dilakukan pada singkapan lapisan batubara seam T200 di lubang penambangan PT. Adaro Indonesia, Pengambilan data lapangan dan sampel batubara, ada 2 metode pengambilan sample batubara yang akan dilakukan di daerah penelitian yaitu Channel sampling dan Pemboran. Penentuan potensi reaktifitas gasifikasi batubara seam T200 berdasarkan karakteristik batubara, karakteristik batubara dapat ditentukan berdasarkan beberapa analisa laboratorium seperti analisa proksimat dan ultimate, analisa XRD, analisa petrografi dan analisa SEM.

Batubara seam T200 berdasarkan penentuan kualitas batubara dengan analisa proksimate dan ultimate, tergolong dalam klasifikasi low-rank coal (batubara peringkat rendah)jenis sub-bituminus. Maseral batubara seam T200, dominan tersusun oleh maseral vitrinit dan maseral Liptinite, sedikit Inertinite serta mineral anorganik.Komposisi mineral anorganik pada batubara seam T200tersusun dominan oleh mineral lempung jenis kaolinit.Jenis pori penyusun dominan pada batubara seam T200 didominasi oleh jenis makropori yang mempunyai ukuran 4hm - 27hm

Berdasarkan karakteristik batubara seam T200 yang dipaparkan pada point-point diatasdengan perbandingan pemaparan hasil studi literatur gasifikasi maka dapat disimpulkan bahwa batubara seam T200 merupakan produk batubara yang sangat potensial dan bisa digunakan untuk produk gasifikasi karena memiliki reaktifitas gasifikasi yang tinggi.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI