DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | UKURAN PERTAMA KALI TERTANGKAP DAN STATUS PENANGKAPAN IKAN SEPAT RAWA (Trichogaster trichopterus) DI PERAIRAN DESA SUNGAI BATANG KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | AJAT SUDRAJAT | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-27 |
Ajat Sudrajat, Program Studi Perikanan Tangkap. Ukuran Pertama Kali Tertangkap Dan Status Penangkapan Ikan Sepat Rawa (Trichogaster trichopterus) Di perairan Desa Sungai Batang Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan SelatanDibawah bimbingan Dr. Erwin Rasadi, S.Pi., M.Si. (selaku Ketua Pembimbing) dan Siti Aminah S.Pi., M.Si. (selaku Anggota Pembimbing).
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan alat tangkap yang digunakan, menganalisis sebaran ukuran panjang, serta menentukan ukuran pertama kali tertangkap (Lc) dan status penangkapan ikan sepat rawa (Trichogaster trichopterus) di perairan Desa Sungai Batang, Kabupaten Banjar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengolahan data hasil survei dan analisis statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat tangkap yang digunakan oleh nelayan meliputi jaring insang (gillnet) dan tempirai (wire stage trap). Sebaran panjang total ikan sepat rawa yang tertangkap berkisar antara 3,5–11,5 cm dari total 1000 sampel, dengan ukuran terkecil 3,5 cm (2 ekor), terbesar 11,5 cm (2 ekor), dan ukuran dominan 9 cm (314 ekor). Ukuran pertama kali tertangkap (Lc) ikan sepat rawa adalah 8,02 cm, sedangkan ukuran pertama kali matang gonad berada pada kisaran 6–7 cm. Berdasarkan hasil tersebut, status penangkapan ikan sepat rawa di perairan ini dinyatakan 100% layak tangkap. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengelolaan perikanan berkelanjutan di wilayah tersebut.
Kata kunci: sepat rawa, ukuran pertama kali tertangkap, status penangkapan, Trichogaster trichopterus, Desa Sungai Batang
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI