DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH WAKTU STERILISASI SERBUK KAYU SENGON (Falcataria moluccana) SEBAGAI MEDIA TUMBUH JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) DI DESA GUNUNG KUPANG KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | ALDI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-28 |
ABSTRAK
ALDI. 2025. Pengaruh Waktu Strelisasi Serbuk Kayu Sengon (Paraserioanthes
falcataria L. Nielsen) Sebagai Media Tumbuh Jamur Tiram Putih (Pleurotus
ostreatus) Di Desa Gunung kupang Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan,
dibimbing oleh Bapak Dr. Ir. Zainal Abidin, M.P. selaku dosen pembimbing
pertama dan Bapak Ir. M. Faisal Mahdie, M.P. selaku dosen pembimbing kedua.
Kata kunci: Strelisasi, pemanasan 2 jam seluruh perlakuan 2,4,6 jam Baglog,
Serbuk kayu sengon, Jamur tiram putih
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh waktu sterilisasi media
tanam 2 jam pemanasan masing-masing perlakuan sterilisasi (2 jam, 4 jam, dan 6
jam) terhadap produksi jamur tiram putih. Menentukan waktu sterilisasi optimal
yang menghasilkan produksi jamur tiram putih tertinggi. Hasil penelitian strelisasi
total berat jamur tiram selama 5 kali panen, 2 jam (320,4) 4 jam (1. 311, 86) dan 6
jam (2. 536,23). Berdasarkan hasil Anova F hitung sebesar 45.16 lebih besar dari F
tabel 1% (6.93) sehingga disimpulkan perlakuan berpengaruh nyata. Hasil uji BNJ
Perlakuan P2, P4 dan P6 berbeda nyata satu dengan yang lain atau rata-rata hasil
panen P2, P4 dan P6 berpengaruh satu dengan yang lain. Rata-rata hasil panen
terbesar yaitu P6. Karena P6 berpengaruh nyata dengan P2 dan P4 maka dapat
ditarik kesimpulan perlakuan terbaiknya yaitu P6.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI