DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Analisis Desa Tatah Layap Kecamatan Tatah Makmur Kabupaten Banjar Belum Menjadi Desa Mandiri
PENGARANG:AKHMAD FAUZI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-28


ABSTRAK

Akhmad Fauzi, 2110413310001, “POTENSI DESA TATAH LAYAP KECAMATAN TATAH MAKMUR KABUPATEN BANJAR MENUJU DESA MANDIRI” dibawah Bimbingan Husein Abdurrahman selaku Dosen Pembimbing.

Klasifikasi status desa di Indonesia dibagi menjadi lima kategori, yaitu desa sangat tertinggal, desa tertinggal, desa berkembang, desa maju, dan desa mandiri. Desa Tatah Layap sebagai desa yang bergantung pada sektor pertanian menghadapi tantangan dalam mencapai status desa mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan dan kelayakan desa tatah layap dalam mencapai kemandirian, khususnya dalam konteks pemenuhan nilai-nilai Indeks Desa Membangun (IDM).

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan terhadap aparatur desa dan masyarakat menggunakan teknik purposive. Observasi dilaksanakan selama dua bulan, sedangkan dokumentasi digunakan untuk melakukan check and balance antara data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat penghambat utama dalam upaya menuju desa mandiri, yang kemudian dianalisis secara sistematis menggunakan diagram fishbone. Penelitian ini memberikan rekomendasi berbasis hasil analisis untuk menjelaskan penyebab hambatan-hambatan tersebut.

Desa Tatah Layap secara administratif layak menjadi desa mandiri karena sebagian besar indikator Indeks Desa Membangun telah terpenuhi, meskipun masih terdapat hambatan non-teknis seperti rendahnya kualitas SDM dan mental ketergantungan masyarakat. Untuk itu, diperlukan sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, pemerintah kabupaten, serta lembaga pendidikan dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat melalui program pemberdayaan berbasis potensi lokal. Dukungan infrastruktur, pelatihan, serta perubahan pola pikir menjadi kunci penting dalam percepatan pencapaian status desa mandiri yang berkelanjutan.

 

Kata Kunci: Desa Mandiri, Indeks Desa Membangun, Penghambat desa, Diagram Fishbone.

 




 

ABSTRACT

 

Akhmad Fauzi, 2110413310001, “THE POTENTIAL OF TATAH LAYAP VILLAGE, TATAH MAKMUR SUB-DISTRICT, BANJAR REGENCY TOWARDS A SELF-SUSTAINING VILLAGE” under the supervision of Husein Abdurrahman, as Academic Advisor.

The classification of village status in Indonesia is divided into five categories: very underdeveloped, underdeveloped, developing, advanced, and independent villages. Tatah Layap Village, which relies heavily on the agricultural sector, faces several challenges in achieving independent village status. This study aims to analyze the readiness and feasibility of Tatah Layap Village in achieving independence, particularly in fulfilling the values of the Village Development Index (IDM).

A qualitative method with a descriptive approach was used, employing data collection techniques such as interviews, observations, and documentation. Interviews were conducted with village officials and community members using purposive sampling, observations were carried out over a two-month period, and documentation was used to cross-check primary and secondary data. The research findings reveal four major obstacles in the village’s efforts toward independence, which were systematically analyzed using a fishbone diagram. This study provides recommendations based on the analysis to address these identified barriers.

Administratively, Tatah Layap Village is eligible to become an independent village as most of the Village Development Index (IDM) indicators have been fulfilled, although non-technical obstacles such as low human resource quality and community dependency mentality remain. Therefore, synergy between the village government, local community, district government, and educational institutions is essential to enhance capacity and independence through empowerment programs based on local potential. Infrastructure support, training, and mindset transformation are key to accelerating the achievement of sustainable independent village status.

 

Keywords: Self-Sustaining Village, Village Development Index, Village Barriers, Fishbone Diagram.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI