DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Model Pemetaan Daya Dukung Dan Daya Tampung Lingkungan Kabupaten Penajam Paser Utara Sebagai Ibu Kota Negara
PENGARANG:YOGI PRASAKTI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-29


Yogi Prasakti, 2024, NIM 2010416310057, “Model Pemetaan Daya Dukung Dan Daya Tampung Lingkungan Kabupaten Penajam Paser Utara Sebagai Ibu Kota Negara” Dosen Pembimbing Dr. Rosalina Kumalawati, M. Si. Keputusan untuk memindahkan Ibu Kota dari Jakarta ke lokasi baru memicu arus migrasi yang mengakibatkan pertumbuhan penduduk di lokasi yang ditetapkan sebagai IKN. Bertambahnya penduduk membuat kebutuhan akan sumber daya meningkat. Sumber daya alam seperti lahan dan air terbatas, begitu juga dengan kemampuan lingkungan untuk menampung residu hasil aktivitas manusia. Fenomena pemindahan Ibu Kota ini membuat perlunya kajian tentang daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. Teori ini menjelaskan bagaimana lingkungan memiliki kemampuan untuk mensuplai kebutuhan hidup makhluk hidup, dan menampung residu atau limbah hasil dari aktivitas makhluk hidup. Kemampuan dari mendukung dan menampung aktivitas makhluk hidup ini dapat diestimasi melalui teori daya dukung dan daya tampung. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuatitatif deskriptif. Metode ini membuat peneliti dapat mengkalkulasi dan mengestimasi kemampuan lingkungan untuk mendukung dan menampung aktivitas makhluk hidup, serta mendeksripsikannya dalam bentuk naratif eksplanatif. Metode estimasi mengacu kepada teori daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup, yang disesuaikan dengan standar dari Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 17 Tahun 2009 dan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang ditetapkan oleh Badan Standarisasi Nasional Indonesia. Hasil penelitian menemukan eviden bahwa daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup di Kabupaten Penajam Paser Utara mengalami defisit selama 50 tahun kedepan. Daya dukung lahan menunjukan status surplus selama tahun 2023. Daya tampung lahan menunjukan bahwa masih dapat menampung partambahan penduduk hingga 2063. Daya dukung air menunjukan status surplus dari tahun 2023 namun proyeksi setiap 10 tahun menunjukan adanya penurunan daya dukung secara gradual hingga menjadi seimbang dan defisit pada 2063. Daya tampung sampah menunjukan perlunya perhatian dan penanganan yang optimal dikarenakan statusnya yang telah defisit sejak 2023. Secara keseluruhan DDTLH (Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup) di Kabupaten Penajam Paser Utara pada tahun 2023 sudah menunjukan status seimbang dan defisit, proyeksi setiap 10 tahun menunjukan bahwa kemampuan dukung dan tampung secara gradual tergradasi hingga menjadi defisit pada tahun 2063. Kata Kunci: Penduduk, Lingkungan, Lahan, Air, Sampah, IKN

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI