DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERAN KELOMPOK TANI DI DESA TAJAU LANDUNG DALAM UPAYA MENGURANGI RISIKO KEGAGALAN PANEN PASCA BENCANA BANJIR
PENGARANG:MUHAMMAD FAHRUL RAZI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-29


Muhammad Fahrul Razi, 2025.Peran Kelompok Tani Di Desa Tajau Landung Dalam Upaya Mengurangi Risiko Kegagalan Penen Pasca Bencana Banjir. Skripsi. Jurusan Pendidikan IPS, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing I: Prof. Dr. Drs. Bambang Subiyakti, M.Hum., Dan Pembimbing II: Rusmaniah, M.Pd.

Desa Tajau Landung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, yang sering kali mengalami bencana alam seperti banjir. Tingginya frekuensi banjir tidak hanya menyebabkan kerugian materiil bagi petani, tetapi juga berdampak signifikan terhadap produksi pertanian dan ketahanan pangan masyarakat. Kelompok tani menjadi salah satu entitas yang penting dalam mengorganisir sumber daya dan upaya pemulihan pasca bencana.

Penelitian ini dilakukan untuk memahami kondisi pertanian di Desa Tajau Landung, mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh bencana banjir, dan mengevaluasi peran serta kontribusi kelompok tani dalam mengatasi permasalahan kegagalan panen. Tujuan penelitian ini: 1) Mendeskripsikan kondisi pertanian di Desa Tajau Landung; 2) Mengetahui Dampak bencana banjir bagi pertanian di Desa Tajau Landung; 3) Mendeskripsikan peran kelompok tani di Desa Tajau Landung untuk mengurangi risiko kegagalan panen pasca bencana banjir.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif serta penghimpunan data dengan cara observasi, wawancara secara mendalam, serta identifikasi dokumentasi. Proses identifikasi data dilaksanakan secara deskriptif kualitatif, yang memungkinkan peneliti untuk menangkap dinamika sosial antar anggota kelompok tani. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis untuk menyajikan wawasan yang lebih mendalam mengenai langkah-langkah dan bentuk kerja sama yang dijalankan oleh kelompok tani dalampemulihan pasca bencana.

Hasil penelitian ini menjelaskan 1) kondisi pertanian di Desa Tajau Landung yang merupakan pertanian lahan rawa lebak pasang surut yang di pengaruhi oleh sungai, jenis pertanian yang hanya dapat dilakukan satu kali dalam satu tahun dan masih menggunakan sistem pertanian tradisional; 2) Dampak bencana banjir bagi pertanian di Desa Tajau Landung mengakibatkan hasil panen yang kurang optimal dan mengakibatkan gangguan hama seperti tikus dan keong emas yang di rasakan oleh petani akibat adanya genangan air dalam waktu yang lama; 3) Peran kelompok tani di Desa Tajau Landung memegang peran penting guna pemulihan pertanian pasca banjir, seperti normalisasi lahan dan pembangunan irigasi, kerjasama yang solid antar anggota. Rapat rutin kelompok tani menghasilkan usulan dan strategi untuk menghadapi tantangan,

Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa kelompok tani di Desa Tajau Landung berperan vital dalam mengatasi kegagalan panen akibat banjir. Kolaborasi mereka memungkinkan normalisasi lahan, pembangunan irigasi, kerja sama ini meningkatkan ketahanan pangan dan kapasitas komunitas dalam menghadapi tantangan akibat perubahan iklim.

 

Kata kunci: kelompok tani, kegagalan panen, bencana banjir, ketahanan pangan, Desa Tajau Landung.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI