DIGITAL LIBRARY



JUDUL:AKTIVITAS PETANI KARET DI DESA MARUTA ANJIR SERAPAT
PENGARANG:ARINI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-09-05


Arini. 2025. Aktivitas Petani Karet di Desa Maruta Anjir Serapat. Skripsi. Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing I: Prof. Dr. Drs. Bambang Subiyakto, M.Hum dan Pembimbing II: Raihanah Sari, M.Pd.

Aktivitas petani karet di Desa Maruta Anjir Serapat merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat pedesaan. Setiap hari, para petani melakukan penyadapan secara manual. Aktivitas ini sudah berlangsung secara turun-temurun dan menjadi sumber utama penghidupan keluarga. Dalam praktiknya, para petani menghadapi sejumlah hambatan, seperti cuaca yang tidak menentu, harga karet yang sering berubah-ubah, serta kondisi jalan menuju kebun yang sulit dilalui. Hambatan-hambatan tersebut membuat aktivitas penyadapan dan pengelolaan getah karet sering mengalami keterlambatan ataupun penyesuaian jadwal. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan aktivitas petani karet di Desa Maruta Anjir Serapat 2) Mengidentifikasi hambatan yang di alami petani karet di Desa Maruta Anjir Serapat.  

Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif untuk memberikan gambaran secara mendalam mengenai keseharian petani karet serta hambatan yang mereka alami. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan tujuh orang petani karet yang dipilih secara purposive, dan dokumentasi lapangan. Penelitian dilaksanakan pada bulan November hingga Desember 2024. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian dalam bentuk narasi, dan penarikan kesimpulan berdasarkan pola-pola temuan. Untuk memastikan keabsahan data, peneliti menggunakan teknik triangulasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas petani karet di Desa Maruta Anjir Serapat dilakukan secara rutin setiap hari, dimulai sejak dini hari, yang meliputi kegiatan menyadap getah karet, mengumpulkan dan merendam getah, membekukan dengan larutan tawas, menjemur hingga kering, dan kemudian menjualnya kepada pengepul. Hambatan yang sering dialami petani adalah cuaca hujan yang membuat penyadapan terhenti, harga karet yang sering berubah-ubah sehingga petani harus menyesuaikan jadwal panen, dan kondisi jalan yang rusak yang membuat pengangkutan hasil panen harus menggunakan kelotok.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas petani karet di Desa Maruta Anjir Serapat tidak hanya menjadi mata pencaharian utama, tetapi juga mencerminkan tradisi yang terus dipertahankan secara turun-temurun. Hambatan-hambatan yang ada menjadi bagian dari dinamika keseharian petani, yang tetap mereka hadapi dengan berbagai cara agar kegiatan penyadapan dan pengolahan getah karet tetap berjalan.

Kata Kunci: Aktivitas, Petani, Karet

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI