DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERSPEKTIF FRAUD HEXAGON DALAM MENDETEKSI KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN PADA SEKTOR KESEHATAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2019 - 2022 | |
| PENGARANG | : | NOOR AINUN CAMELIA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-09-08 |
Transparansi atas kecurangan di sektor kesehatan di Indonesia oleh pihak yang memiliki otoritas di Indonesia masih minim jika dibandingkan negara lain, hal ini penting agar publik dapat mengetahui dan aware dengan fraud yang terjadi serta konsekuensi terhadap pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi kecurangan laporan keuangan dari perspektif fraud hexagon pada perusahaan sektor kesehatan yang terdaftar di BEI tahun 2019 hingga 2022. Kecurangan laporan keuangan sebagai variabel dependen diproksikan dengan akrual diskresioner. Fraud hexagon dikembangkan menjadi sembilan (9) faktor sekaligus variabel independen diantaranya target keuangan, stabilitas keuangan, ketidakefektifan pengawasan, pergantian auditor, pergantian direksi, pendidikan CEO, dan Badan Usaha Milik Negara.
Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dari 32 perusahaan yang terdaftar menjadi 21 perusahaan sebagai sampel akhir. Data yang digunakan sebanyak 84 sampel. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi logistik.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pergantian auditor berpengaruh positif terhadap kecurangan laporan keuangan. Pergantian auditor yang dalam penelitian ini menciptakan dilema pengawasan. Pada satu sisi, auditor baru membawa perspektif yang lebih jernih dalam mendeteksi kecuangan. Namun, perubahan auditor juga bisa menjadi cara bagi manajemen untuk menghindari terdeteksinya fraud yang sudah ada.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI