DIGITAL LIBRARY



JUDUL:AKTIVITAS PRODUKSI LIMBAH MINYAK JELANTAH MENJADI SABUN DIKAMPUNG BIRU BANJARMASIN
PENGARANG:MUHAMMAD YUSUF
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-09-08


Minyak jelantah adalah limbah minyak goreng bekas yang dihasilkan dari proses memasak, terutama di rumah tangga dan usaha kuliner, di Indonesia khususnya di daerah perkotaan seperti Banjarmasin, banyak masyarakat yang membuang minyak jelantah ini secara sembarangan ke saluran pembuangan, yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, terutama terhadap kualitas air dan tanah. Di Kampung Biru, permasalahan pengelolaan minyak jelantah belum mendapatkan perhatian yang serius dari masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk mengelola minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat, seperti sabun, yang tidak hanya dapat mengurangi pencemaran tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Penelitian ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan proses pembuatan sabun dari minyak jelantah di Kampung Biru, Banjarmasin. Kedua, untuk mengidentifikasi faktor produksi yang terlibat dalam pengolahan minyak jelantah menjadi sabun.

Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap proses produksi, wawancara dengan informan kunci yang terlibat dalam kegiatan produksi, serta dokumentasi terkait.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi sabun dari minyak jelantah terdiri dari beberapa tahapan. Pertama, minyak jelantah disaring untuk menghilangkan kotoran dan sisa makanan. Selanjutnya, minyak yang telah disaring dipanaskan. Proses pencampuran soda api  dilakukan dengan mencampurkan minyak yang telah dipanaskan, setelah proses pencampuran soda api , adonan sabun dituangkan ke dalam cetakan dan dibiarkan mengeras selama beberapa waktu.Faktorproduksi yang terlibat dalam proses ini mencakup bahan baku, modal yang diperoleh dari swadaya masyarakat dan dukungan pemerintah, tenaga kerja yang terdiri dari anggota kelompok masyarakat, serta kewirausahaan yang mendorong partisipasi aktif dalam produksi.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI