DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PADA PROYEK PEMBANGUNAN SALURAN DRAINASE DI KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:ANDRI YUNAN PRATAMA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-09-08


ABSTRAK

 

Analisis Manajemen Risiko Pada Proyek Pembangunan Saluran Drainase di Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan

 

Andri Yunan Pratama

NIM. 2120828310003

 

Dr. Aqli Mursadin, ST., MT

Dalam sebuah proyek konstruksi, manajemen risiko adalah sebuah cara yang sistematis dalam memandang sebuah risiko dan menentukan dengan tepat penanganan risiko tersebut. Ini adalah sebuah sarana untuk mengidentifikasi sumber dari risiko dan ketidakpastian, serta memperkirakan dampak yang ditimbulkan. Salah satu manajemen risiko yang akan dianalisis dalam penelitian terdapat pada Proyek Pembangunan Saluran Drainase di Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan. Topografi pada Kabupaten Banjar yang berupa dataran rendah, perbukitan serta pegunungan, mengungkap kompleksitas tantangan teknis dan lingkungan yang memerlukan pendekatan sistematis. Pesatnya perkembangan permukiman di kabupaten ini, terkonsentrasi pada wilayah dataran rendah yang dikelilingi oleh sungai-sungai serta wilayah rawa. Kondisi tersebut meningkatkan kerentanan pada kawasan pekerjaan konstruksi drainase yang dilaksanakan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor dominan risiko, respon risiko dan membuat strategi mitigasi risiko pada pelaksanaan pekerjaan pembangunan saluran drainase. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan lokasi penelitian berada pada wilayah pekerjaan pembangunan saluran drainase di Kecamatan Martapura, khususnya Gg. Soewardi Kelurahan Sekumpul dan Jalan Pintu Air Kelurahan Tanjung Rema Darat. Sampel penelitian menggunakan purposive sampling sebanyak 40 responden. Analisis risiko menggunakan metode Severity Index (SI) yang diterjemahkan kedalam matriks peluang dan dampak. Penelitian ini memberikan data faktor dominan risiko dengan kategori risiko tinggi pada variabel kebisingan dan banjir. Kedua indikator mengambil jenis tindakan Respon risiko yang sama, yaitu Risk Reducing. Strategi mitigasi risiko pada variabel kebisingan menitikberatkan kepada pengendalian sumber suara, serta pengaturan operasional kerja dan komunikasi dengan masyarakat. Sedangkan strategi mitigasi risiko pada variabel banjir menuntut pendekatan struktural jangka panjang serta non struktural.

 

Kata Kunci  :Manajemen Risiko; Respon Risiko; Risiko Dominan; Severity Index; Strategi mitigasi Risiko

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI