DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS SIMPANG BERSINYAL JALAN AHMAD YANI KM 34,5-TUGU ADIPURA BANJARBARU | |
| PENGARANG | : | BENEDIKTUS HANS TALAWANG | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-09-10 |
Pertumbuhan volume kendaraan di pusat Kota Banjarbaru, khususnya pada ruas Jalan Ahmad Yani KM 34,5 hingga Simpang Tugu Adipura, menyebabkan peningkatan beban lalu lintas yang berdampak pada penurunan kinerja simpang bersinyal. Peningkatan volume kendaraan memicu perlambatan arus, peningkatan tundaan, serta ketidakstabilan dalam tingkat pelayanan simpang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja eksisting simpang bersinyal menggunakan metode perhitungan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Pengumpulan data dilakukan melalui survei lalu lintas selama 24 jam yang mencakup volume kendaraan, waktu siklus sinyal, panjang antrian, serta kondisi geometrik simpang. Analisis menghasilkan parameter penting seperti derajat kejenuhan, tundaan rata-rata, dan tingkat pelayanan simpang. Nilai derajat kejenuhan tertinggi sebesar 0,91 terjadi pada pendekat barat dengan tundaan 65,37 detik/smp yang termasuk dalam tingkat pelayanan F, yang menandakan arus lalu lintas sudah tidak stabil. Alternatif perbaikan dilakukan melalui pengubahan konfigurasi sinyal dari empat fase menjadi tiga fase, penghilangan pergerakan belok kanan pada pendekat tertentu, dan penerapan belok kiri langsung di semua pendekat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kinerja simpang dengan derajat kejenuhan menurun menjadi 0,58 dan tundaan menjadi 21,37 detik/smp, serta peningkatan tingkat pelayanan menjadi C. Temuan ini memberikan gambaran bahwa pendekatan rekayasa lalu lintas dapat diterapkan dalam mengoptimalkan kinerja simpang bersinyal di kawasan perkotaan padat.
Kata Kunci: Simpang bersinyal, PKJI 2023, Derajat kejenuhan, Tundaan, Tingkat pelayanan, Banjarbaru.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI