DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Kadar Protein dan Air Tepung Ikan Berbahan Hasil Samping Ekstraksi Albumin dari Ikan Genus Channa | |
| PENGARANG | : | GILANG PUTRA RAMADHAN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-09-15 |
Ekstraksi albumin ikan toman (Channa micropeltes) dan ikan gabus (Chana striata) menghasilkan hasil samping berupa daging dan tulang ikan yang masih mengandung protein dan nutrien lainnya. Hasil samping tersebut dapat dimanfaatkan menjadi tepung ikan (fish meal) sebagai bahan pangan alternatif yang bergizi tinggi dan ekonomis. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur kandungan protein dan kadar air pada tepung ikan yang dihasilkan dari residu ekstraksi albumin ikan toman (Channa micropeltes) dan ikan gabus (Channa striata). Pemanfaatan daging hasil samping ini merupakan bagian dari strategi penerapan konsep zero waste serta peningkatan nilai ekonomis bahan baku perikanan. Proses pembuatan tepung mencakup pemisahan daging, pengeringan, penggilingan, dan analisis kimia. Rancangan penelitian menggunakan dua jenis perlakuan dengan tiga kali pengulangan, serta parameter pengujian meliputi rendemen, kadar protein, dan kadar air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen tepung ikan toman mencapai 29,21%, sedangkan ikan gabus sebesar 29,27%. Kadar protein rata-rata pada tepung ikan toman sebesar 76,97%, sementara pada ikan gabus sebesar 77,96%. Adapun kadar air rata-rata tepung ikan toman sebesar 10,37% dan ikan gabus sebesar 16,53%. Berdasarkan hasil uji statistik independent t-test, terdapat perbedaan yang signifikan pada kadar protein dan kadar air antara kedua jenis tepung ikan tersebut. Tingginya kadar protein dan kadar air yang masih sesuai dengan ketentuan standar SNI menunjukkan bahwa tepung ikan dari hasil samping ekstraksi albumin ikan genus Channa memiliki potensi sebagai bahan baku pangan bernutrisi, seperti produk biskuit, nugget, maupun makanan fungsional lainnya.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI