DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pemanfaatan Karbon Aktif dari Kayu Alaban Teraktivasi Asam Fosfat (H3PO4) untuk Penurunan Konsentrasi Warna Naftol Blue Black Artifisial | |
| PENGARANG | : | ESA FATIH GIBRAN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-09-17 |
Potensi kayu alaban di Kalimantan dapat dimanfaatkan sebagai bahan karbon aktif karena kualitasnya yang sangat baik. Kayu alaban yang melimpah dapat menjadikan alternatif karbon aktif pemecahan masalah untuk pencemaran limbah cair sasirangan dengan representatif warna sintetis naftol blue black yang dapat mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan konsentrasi warna artifisial melalui karakteristik karbon aktif dan kondisi proses adsorpsi penggunaan Response Surface Method (RSM) Model Box Behnken Design (BBD). Rancangan percobaan pembuatan karbon aktif kayu alaban dilakukan pada suhu dan waktu aktivasi fisika, serta konsentrasi H3PO4 pada aktivasi kimia. Respon karakteristik karbon aktif kayu alaban didapat dengan kadar air, kadar abu, dan daya serap iodin. Karakteristik karbon aktif kayu alaban didapatkan dengan hasil sesuai SNI 06-3730-1995. Adsorpsi warna naftol blue black artifisial dilakukan dengan karakteristik karbon aktif melalui faktor suhu 650°C selama 30 menit menggunakan konsentrasi H3PO4 sebesar 15% selama 24 jam. Proses adsorpsi dilakukan dengan faktor kecepatan pengadukan, waktu pengadukan, serta dosis adsorben kayu alaban dengan respon efisiensi adsorpsi. Kondisi operasi adsorpsi diperoleh dengan hasil sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 16 Tahun 2019, yaitu sebesar 200 Pt-Co.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI