DIGITAL LIBRARY



JUDUL:INOVASI DAN ANALISIS BIAYA PRODUKSI PENGOLAHAN AIR BAKU DARI TURBIN PLTA RIAM KANAN MENGGUNAKAN SISTEM SARINGAN PASIR CEPAT PADA SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM REGIONAL BANJARBAKULA KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:SAID UMAR
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-09-19


RINGKASAN

Said Umar 2025 Inovasi dan Analisis Biaya Produksi Pengolahan Air Baku Dari Turbin PLTA Riam Kanan Menggunakan Sistem Saringan Pasir Cepat Pada Sistem Penyediaan Air Minum Regional Banjarbakula Kalimantan Selatan. Promotor: Prof. Ir. Muthia Elma, S.T., M.Sc., Ph.D.; Co Promotor 1Prof. Dr. Ir. H. Achmad Syamsu Hidayat, M.P.; Co Promotor 2 Dr. Mahmud, S.T, M.T.

 

Air waduk memiliki kegunaan yang sangat bervariasi, yaitu sumber energi, pengendali banjir, serta pemenuhan kebutuhan air baku untuk air bersih. Umumnya setiap waduk dilengkapi penampungan yang luas sebelum air di lewatkan pada turbin pembangkit energi listrik, sehingga air yang terkumpul telah melewati proses pengendapan dengan sendirinya. Air baku dari waduk memiliki kualitas kekeruhan yang bervariasi setiap musim, dengan kondisi perbedaan kualitas air tersebut sehingga diperlukan perlakuan yang berbeda untuk setiap operasi proses pengolahan sesuai dengan kualitas air yang akan dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi proses penyaringan air baku dengan kualitas kekeruhan rendah menggunakan sistem filter cepat, media filter menggunakan media lokal dengan sumber air baku dari limpasan air PLTA Riam Kanan untuk produksi sistem penyediaan air minum Banjarbakula. Percobaan dilakukan dengan reaktor skala pilot dan variasi ukuran yang diujikan dengan Effective Size (ES) 0.4, 0.5, 0.6, dan 0.7 dan Uniformity Coefficient (UC) 1.2, 1.35, 1.5 dan 1.65. Untuk mencapai tujuan penelitian ini, Parameter operasional yang berbeda, yaitu, Kekeruhan, Warna, dan pH. pada sumber air baku diselidiki sebelum dan sesudah penyaringan. Hasil karakterisasi media lokal menunjukan pasir Liang Anggang mempunyai berat jenis rata-rata 2,649 Koefisien keseragaman pasir sebesar 5 mm, diameter efektif 0,15 mm. dan untuk pasir Sungai Tabuk memiliki nilai Berat Jenis rata-rata 2,656 koefisien keseragaman sebesar 4,93 mm, diameter efektif sekitar 0,03 mm. Untuk uji XRF (X-Ray Flourescence) menyajikan data pasir dari Kecamatan Sungai Tabuk mempunyai kandungan silika 97,74 % dan Pasir dari Kecamatan Liang Anggang 96,22%. Pengujian penegasan lanjutan untuk media filter pasir dari Kecamatan Sungai Tabuk uji XRD terlihat adanya puncak tertinggi yang terletak pada 2θ sebesar 26,6° menandakan kehadiran silika, begitu juga dengan pengujian dengan karakterisasi SEM menunjukan kandungan unsur yang didominasi oleh Silicon (SiO2) yang berwarna putih terang dan memiliki morfologi seragam.

Hasil pengujian penyaringan media lokal ukuran Efektif Size (ES) 0,4 mm dan Uniformity Coeffisien (UC) 1,35 mm lebih baik untuk di gunakan sebagai media filter dengan hasil penyisihan sebesar 87,64%, kekeruhan air baku sebelumnya 2,76 NTU menjadi 0,34 NTU. Proses penyaringan langsung dengan media lokal dapat menjadi alternatif untuk penyaringan air baku dengan kualitas kekeruhan rendah pada instalasi pengolahan air minum. Proses penyaringan langsung dapat mengurangi waktu proses dan biaya pembelian bahan kimia,analisa asumsi biaya produksi pengolahan air dengan sumber air baku yang sama mendapatkan hasil Biaya Dasar dengan asumsi kapasitas 350 l/s, menggunakan  bahan kimia Rp Rp 2,065/ 1 m3, tanpa bahan kimia Rp. 1,753/ 1 m3. Tarif Pergub yang disepakati untuk PT. Air Minum Intan Banjar adalah Rp 2.049 per 1000 liter (1 m3). Dan semakin besar produksi harga dasar nilainya menurun.

 

Kata Kunci: Silika, Media Filter, Harga Pokok Produksi

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI