DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS DAMPAK BANJIR TERHADAP PETANI KARET DI KECAMATAN HANTAKAN KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH | |
| PENGARANG | : | NOVITA ANGGRAINI EKA SAPUTRI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-09-22 |
Banjir di wilayah Kecamatan Hantakan terjadi karena faktor alam dan manusia. Meskipun banjir terjadi setiap tahun tetapi mereka belum siaga Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui penyebab terjadinya banjir; (2) dampak yang diakibatkan oleh bencana banjir; dan (3) kesiapsiagaan petani karet dalam menghadapi bencana banjir di Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data dipilih berdasarkan purposive sampling. Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang. Dengan kriteria informan yang ditentukan yaitu petani karet yang terdampak banjir dan Kepala Seksi Kedaruratan & Logistik di BPBD Hulu Sungai Tengah. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data yang digunakan yaitu teknik triangulasi sumber, teknik dan waktu.
Hasil penelitian menemukan bahwa (1) faktor penyebab terjadinya banjir di Kecamatan Hantakan adalah curah hujan yang tinggi dan penebangan pohon secara ilegal.(2) Dampak yang dirasakan oleh petani karet karena bencana banjir adalah dampak ekonomi yaitu menurunnya kualitas getah karet itu sendiri dan dampak sosial seperti hilangnya rasa gotong royong atau saling membantu di saat banjir datang. (3) Tingkat kesiapsiagaan petani karet dalam menghadapi bencana banjir termasuk dalam ketegori siap. Mereka saling berbagi informasi terkait bencana khususnya banjir, aktif mengikuti kegiatan sosialisasi tatap muka seperti di sekolah, dan kantor desa. BPBD Hulu Sungai Tengah memberikan pelatihan dan materi dasar dalam menghadapi bencana alam khususnya bencana banjir yang terjadi, salah satunya di Desa Hantakan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa banjir merupakan bencana yang sering terjadi di Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Kepada masyarakat terutama petani karet dapat diharapkan untuk lebih memahami lagi kesiapsiagaan bencana dan mengingatkan warga yang lain untuk tetap menjaga lingkungan tempat tinggalnya dan mencegah bencana banjir dengan cara mengedukasi untuk tidak menebang pohon secara ilegal dan membuang sampah sembarangan ke sungai.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI