DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KONTRIBUSI PETANI PEREMPUAN SINGLE PARENT DALAM PEREKONOMIAN KELUARGA (STUDI DI DESA JEJANGKIT PASAR KECAMATAN JEJANGKIT)
PENGARANG:NURMIA HASANAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-09-23


ABSTRAK

Nurmia Hasanah, 2024. Kontribusi Petani Perempuan Single Parent Dalam Perekonomian Keluarga (Studi Di Desa Jejangkit Pasar Kecamatan Jejangki)t. Skripsi Program Studi Pendidikan Sosiologi. Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial. Fakultas Keguruan  dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing (I) Muhammad Adhitya Hidayat Putra

Kata Kunci : Peranan, Petani Perempuan, Single Parent, Ekonomi Keluarga

         Perempuan single parent di Desa Jejangkit Pasar tergolong kurang mampu, sebagian besar petani perempuan single parent  yang ada di desa Jejangkit bekerja sebagai petani/pekebun, buruh, dan pedagang. Kebutuhan dalam satu rumah tangga yang harus dipenuhi biasanya mencapai dua anggota keluarga atau lebih. Untuk itu lah perempuan single parent yang bekerja sebagai petani di Desa Jejangkit Pasar untuk berperan sebagai tulang punggung keluarga untuk menopang perekonomian keluarga. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui peran petani perempuan dalam perekonomian keluarga yang  dikepalai oleh seorang single parent. (2) untuk mengetahui tantangan yang dimiliki oleh petani perempuan single parent dalam peran publik.

        Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber penelitian yang dipilih adalah Snowball sampling dengan 5 informan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi sumber, teknik dan waktu.

          Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peran petani perempuan single parentmencangkup: (a) Peran Publik ;1) Sumber Penghasil Utama; 2) Perekonomian Keluarga. (b) Peran Domestik; 1) Pemenuhan Kebutuhan Rumah Tangga ; 2) Pengasuhan dan Kesejahteraan Anak. (c) Peran Sosial; 1) Jaringan Sosial dan Gontong Royong 2) Adaptasi Sosial dan Strategi Bertahan Hidup. (2) Tantangan yang dialami oleh petani perempuan single parent dalam menjalankan peran publik adalah 1). Pembagian waktu dengan keluarga, 2). Kondisi lingkungan kerja, 3). Gagal panen.

         Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan bagi petani perempuan single parent diharapkan selain bekerja di sektor pertanian tetapi juga harus memperhatikan keluarga. Bagi pemerintah bisa lebih memperhatikan lagi kondisi lingkungan dan keluarga dari pekerja khususnya dari kalangan petani perempuan single parent.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI