DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PEMANFAATAN MODAL SOSIAL PENGRAJIN ECENG GONDOK DI KECAMATAN AMUNTAI SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA
PENGARANG:MARIA ULFAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-09-24


Modal sosial merupakan faktor penting dalam mendukung keberlanjutan usaha kerajinan melalui penguatan ikatan sosial, jejaring, kepercayaan, partisipasi, dan pertukaran sosial antar pengrajin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan modal sosial pengrajin eceng gondok di Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan Teknik observasi, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengrajin memiliki tingkat modal sosial yang rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial pengrajin eceng gondok di Kecamatan Amuntai Selatan belum dimanfaatkan secara optimal, Dalam dimensi struktural, 48,36% pengrajin tidak tergabung dalam organisasi, sedangkan 45,90% tergabung dalam 1–2 organisasi. Kerja sama informal tetap terjalin, di antaranya 56,56% responden memproduksi barang sesuai tren dan kebutuhan pembeli, menyesuaikan harga dengan kualitas dan kebutuhan pembeli. seperti menyesuaikan harga dan mengurangi biaya produksi, serta 51,64% rutin berbagi dua jenis informasi usaha dengan sesama pengrajin, terutama harga bahan baku dan strategi pemasaran. Dalam dimensi kultural, 50% pengrajin yakin usaha akan berkembang dengan dukungan tambahan, sementara 40,98% tetap optimis meskipun menghadapi banyak tantangan. Nilai gotong royong, kejujuran, dan kepercayaan menjadi norma dominan yang diyakini menjaga keharmonisan komunitas.

Kata Kunci: Modal Sosial, Pengrajin Eceneg Gondok, Ikatan Sosial.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI