DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | AKURASI METODE INVERSE DISTANCE WEIGHTED (IDW) UNTUK INTERPOLASI SEBARAN pH DAN SULFAT LARUT TANAH | |
| PENGARANG | : | HARIADI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-09-25 |
Lahan rawa pasang surut di Indonesia mencakup 20,11 juta hektar, termasuk 6,71 juta hektar tanah sulfat masam yang mengandung pirit (FeS2) yang menyebabkan pengasaman tanah dan membatasi pertumbuhan tanaman. Pemetaan spasial parameter kimia tanah yang akurat sangat penting untuk pengelolaan lahan berkelanjutan. Penelitian ini mengevaluasi akurasi metode IDW untuk interpolasi distribusi spasial pH tanah dan sulfat terlarut di lahan rawa pasang surut. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Empat puluh sampel tanah dikumpulkan pada kedalaman 40-60 cm, dengan 20 sampel digunakan untuk observasi dan 20 untuk interpolasi IDW. Metode IDW diuji menggunakan berbagai jumlah titik tetangga terdekat (N = 5, 10, 15, dan 20). Akurasi dievaluasi menggunakan analisis RMSE dengan perangkat lunak ArcGIS 10.8. Untuk pH tanah, akurasi optimal dicapai dengan N = 10 titik tetangga terdekat (RMSE = 1,116), yang menunjukkan kinerja interpolasi yang stabil dengan koefisien variasi 26,66%. Untuk sulfat terlarut, akurasi optimal diperoleh dengan N = 15 titik terdekat (RMSE = 17,625), yang membutuhkan lebih banyak titik referensi karena variabilitas spasial yang lebih tinggi (koefisien variasi = 64,02%). Analisis mengungkapkan bahwa N = 12 (default ArcGIS) memberikan hasil yang optimal untuk kedua parameter. Metode IDW terbukti efektif untuk interpolasi spasial pH tanah dan sulfat terlarut di lahan rawa pasang surut dengan tingkat akurasi yang dapat diterima, dengan pemilihan parameter N yang tepat menjadi krusial. Studi ini memvalidasi penggunaan parameter default ArcGIS untuk interpolasi kimia tanah di ekosistem rawa pasang surut.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI