DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | OPTIMALISASI FUNGSI INTELIJEN KEPOLISIAN DALAM PENANGANAN KEJAHATAN TERORGANISIR TRANSNASIONAL | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD ABRORI WIRANDY | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-09-25 |
WIRANDY, MUHAMMAD ABRORI. 2025. “Optimalisasi Fungsi Intelijen Kepolisian Dalam Penanganan Kejahatan Terorganisir Transnasional”.ProgramMagisterHukum,FakultasHukum,Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing : Dr. H. Ahmad Syaufi, S.H., M.H.
ABSTRAK
Kata Kunci : : Intelijen Kepolisian, Kejahatan Terorganisir Transnasional , Pembaruan Regulasi
Kejahatan terorganisir transnasional merupakan ancaman serius bagi stabilitas nasional Indonesia, yang memerlukan peran strategis intelijen kepolisian dalam mendeteksidanmenanganijaringankejahatanlintasnegara.Namun,regulasiyang ada masih bersifat umum dan belum optimal, sehingga menyulitkan pelaksanaan fungsi intelijen secara efektif. Melalui metode penelitian hukum normatif dengan pendekatanperundang-undangandankonseptual,penelitianinimenemukanbahwa kelemahan dalam pengaturan, khususnya dalam Perkabik No. 2 Tahun 2013, menjadi hambatan dalam penguatan peran intelijen kepolisian. Hasil kajian menegaskan pentingnya pembaruan regulasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mendukung kerja sama internasional guna memperkuat upaya pencegahan dan penindakan kejahatan lintas batas. Kesimpulannya, optimalisasi fungsiintelijenkepolisian harus diwujudkan melaluireformasiregulasiyang lebih spesifik, adaptif, dan kolaboratif agar mampu menjawab tantangan kejahatan transnasional secara efektif dan akuntabel.
WIRANDY, MUHAMMAD ABRORI. 2025.“OptimizingtheFunctionofPolice Intelligence in CombatingTransnational Organized Crime”. Master of LawProgram, faculty of Law, Lambung Mangkurat University. Advisor: Dr. H. Ahmad Syaufi, S.H., M.H.
ABSTRACT
Keywords: Police Intelligence, Transnational Organized Crime, Regulatory Reform.
Transnational organized crime poses a serious threat to Indonesia’s national stability, requiring a strategic role of police intelligence in detecting and addressing cross-bordercriminal networks. However, existing regulationsremain general and suboptimal, hindering the effective implementation of intelligence functions. Using normative legal research with statutory and conceptual approaches,thisstudyfindsthatregulatoryweaknesses,particularlyinIndonesian PoliceIntelligenceRegulationNo.2of 2013,createobstaclesinstrengtheningthe role of police intelligence. The findings emphasize the urgent need for regulatory reform that is adaptive to technological developments and supportive of international cooperation to enhance prevention and law enforcement efforts againstcross-bordercrimes.Inconclusion,optimizingpoliceintelligencefunctions must be achieved through regulatory reforms that are specific, adaptive, and collaborative in order to effectively and accountably address the dynamics of transnational organized crime.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI