DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KOMPETENSI MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT DALAM PROGRAM WIRAUSAHA MERDEKA TAHUN 2023/2024 | |
| PENGARANG | : | NORJANNAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-10-02 |
INTISARI
“KOMPETENSI MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT DALAM PROGRAM WIRAUSAHA MERDEKA TAHUN 2023/2024”
Oleh: Norjannah (2010115220009)
Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat
Kota Banjarmasin
Kompetensi Pembelajaran Program Wirausaha Merdeka pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial FKIP ULM Tahun Akademik 2023/2024. Program Wirausaha Merdeka merupakan salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dirancang untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam pelaksanaan program MBKM di Universitas Lambung Mangkurat, khususnya pada Program Studi Ilmu Pengetahuan Sosial. Tujuan pada penelitian ini Menganalisis Kompetensi Mahasiswa Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial FKIP Universitas Lambung Mangkurat Dalam Program Wirausaha Merdeka Pada Tahun 2023/2024. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data kuesioner, dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Ilmu Pendidikan Sosial FKIP Universitas Lambung Mangkurat yang terdaftar pada semester ganjil 2023/2024, berjumlah 39 orang dan menggunakan sampel penuh.Penelitian ini melibatkan 3 sub variabel mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dengan Skala Guttman. Dari ketiga sub variabel kompetensi lulusan yang diteliti, kompetensi keterampilan merupakan capaian tertinggi dengan persentase 64,88%. Hal ini disebabkan oleh indikator keberanian dan ketekunan, yang memperoleh nilai 43,85%, dimana kemampuan membangun usaha memerlukan keberanian untuk mengambil langkah pertama dalam menciptakan produk atau layanan yang bernilai serta memanfaatkan potensi pasar yang ada, termasuk melalui pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran. Sementara itu, kompetensi pengetahuan menunjukkan nilai terendah, yakni 17,14%, karena tidak semua responden mampu menerapkannya secara berkelanjutan. Sebagian kecil usaha yang dirintis peserta berhenti setelah program berakhir. Selain itu, kegiatan pembelajaran yang dilakukan secara kombinasi antara daring dan luring turut mendukung peningkatan keterampilan karena mahasiswa dapat belajar sekaligus langsung mempraktekkan di lapangan.
Kata Kunci: Kompetensi, Program Wirausaha Merdeka, MBKM
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI