DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | RESPON HASIL DAN KUALITAS TOMAT (Solanum lycopersicum L.) TERHADAP PEMANGKASAN TUNAS AIR DAN DOSIS PUPUK KCl PADA TANAH GAMBUT | |
| PENGARANG | : | NUR YOHANIZ MISKIAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-10-11 |
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon hasil dan kualitas tomat terhadap interaksi waktu pemangkasan tunas air dan pemberian berbagai dosis pupuk KCl pada tanah gambut, menganalisis respon hasil dan kualitas tomat terhadap interaksi waktu pemangkasan tunas air dan pemberian berbagai dosis pupuk KCl pada tanah gambut, serta menganalisis respon hasil dan kualitas tomat terhadap interaksi waktu pemangkasan tunas air dan pemberian berbagai dosis pupuk KCl pada tanah gambut. Penelitian ini dimulai bulan Februari – Juni 2025 di rumah kaca Balai Perakitan dan Pengujian Pertanian (BRMP) Lahan Rawa, Banjarbaru.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama yaitu perlakuan pemangkasan tunas air yang terdiri dari tiga taraf perlakuan yaitu p0 (tanpa pemangkasan tunas air), p1 (pemangkasan tunas air 14 HST) dan p2 (pemangkasan tunas air 21 HST). Faktor kedua yaitu perlakuan dosis pupuk KCl yang terdiri dari tiga taraf perlakuan yaitu k1 (KCl 100 kg ha-1), k2 (KCl 200 kg ha-1)dan k3 (KCl 300 kg ha-1). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga didapat 27 satuan percobaan. Variabel pengamatan yang diamati adalah jumlah bunga per tanaman, umur panen, jumlah buah panen per tanaman, diameter buah, bobot per buah, bobot buah per tanaman, kadar likopen dan kadar brix. Data pengamatan dianalisis secara statistik dan dilanjutkan pada uji BNT (Beda Nyata Tengah) taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada respon hasil dan kualitas tanaman tomat terhadap interaksi antara waktu pemangkasan tunas air dengan dosis pupuk KCl. Terdapat respon jumlah bunga per tanaman dan kadar likopen terhadap waktu pemangkasan tunas air, dimana respon jumlah bunga menghasilkan lebih tinggi pada perlakuan tanpa pemangkasan tunas air dan pemangkasan tunas air pada 14 HST dibandingkan dengan pemangkasan tunas air pada 21 HST, sedangkan respon kadar likopen lebih tinggi pada pemangkasan tunas air 14 HST dan 21 HST dibandingkan tanpa pemangkasan tunas air. Terdapat respon kadar likopen terhadap dosis pupuk KCl, dimana dosis pupuk KCl 200 kg ha?¹ dan 300 kg ha?¹ memberikan kadar likopen lebih tinggi dibandingkan dosis pupuk KCl 100 kg ha?¹.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI