DIGITAL LIBRARY



JUDUL:STUDI PERBANDINGAN BOBOT STRUKTUR ATAS JEMBATAN PADA JEMBATAN KELAYAN A – GERILYA KOTA BANJARMASIN MENGGUNAKAN PELAT GIRDER
PENGARANG:SALMAN ADIE ALFARISIE
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-10-14


Kota Banjarmasin merupakan wilayah yang sebagian besar memiliki

kondisi tanah lunak yang rentan terhadap penurunan dan ketidakstabilan tanah.

Kondisi ini menuntut perencanaan struktur jembatan yang efisien dan ringan agar

tidak memberikan beban berlebih pada pondasi. Penelitian ini bertujuan untuk

membandingkan bobot struktur atas jembatan eksisting dengan struktur hasil

redesain yang menggunakan sistem pelat girder baja, untuk memperoleh solusi

yang optimal terhadap kondisi geoteknik setempat. Metode penelitian dimulai

dengan pengumpulan data teknis jembatan eksisting, termasuk dimensi struktur,

jenis material, dan sistem struktur yang digunakan. Selanjutnya dilakukan

perhitungan beban berdasarkan standar perencanaan jembatan dan gempa menurut

SNI 1725:2016 dan SNI 1726:2019. Beban yang diperhitungkan meliputi beban

mati, beban hidup, beban gempa, dan beban lingkungan lainnya. Setelah semua

beban dihitung, dilakukan pemodelan struktur menggunakan perangkat lunak

SAP2000 untuk kedua tipe struktur: eksisting dan hasil redesain. Perhitungan bobot

struktur dilakukan dengan memperhitungkan volume dan berat jenis dari seluruh

komponen utama struktur, termasuk sambungan. Hasil analisis menunjukkan

bahwa struktur redesain memiliki bobot yang lebih ringan dibanding struktur

eksisting, dengan pengurangan bobot mencapai 21,56%. Hal ini menunjukkan

bahwa penggunaan pelat girder baja lebih efisien dan tetap memenuhi persyaratan

kekuatan serta stabilitas. Efisiensi ini memberikan keuntungan dalam perencanaan

pondasi, pengurangan beban gempa, dan kemudahan konstruksi di lapangan. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI