DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STUDI PERBANDINGAN PERFORMANCE BASED DESIGN SEISMIC STRUKTUR BETON BERTULANG DAN STRUKTUR BAJA DENGAN ANALYSIS PUSHOVER PADA GEDUNG 12 LANTAI DI BANJARBARU | |
| PENGARANG | : | KOLOSE DAYTONA SIMANJUNTAK | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-10-21 |
Penelitianinimembandingkankinerjaseismikstrukturbetonbertulangdan struktur baja pada gedung 12 lantai di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dengan fokus pada respons terhadap gaya gempa. Latar belakang penelitian didasari oleh dampak signifikan gempa bumi terhadap infrastruktur di Indonesia, khususnya di daerah Banjarbaru yang termasuk dalam zona gempa. Tujuan utama adalah menganalisis perbandingan bobot struktur, displacement, story drift, dan level kinerja seismik antara kedua jenis material.
Proses perancangan diawali dengan pengumpulan data bangunan, pembebanan, analisis struktur atas (balok, kolom, dan pelat). Pembebanan yang diperhitungakanmeliputibebanmati,bebanhidup,bebangempadanbebanangin. Analisis struktut atas untuk beton bertulang dilakukan dengan metode desain kapasitas, sedangkan struktur baja menggunakan profil baja yang tersedia di pasaran.Metodologi yang digunakan adalah Analysis Pushover dengan perangkat lunak SAP2000.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur baja memiliki bobot total yang lebih ringan, yaitu sekitar 104150 kN, atau 43% lebih ringan dibandingkan struktur beton bertulang yang mencapai 185000 kN. Struktur baja menunjukkan nilai displacement dan story drift yang lebih kecil dibandingkan struktur beton bertulang, mengindikasikan kekakuan dan performa yang lebih baik dalam menahan pergeseran akibat gempa. Evaluasi level kinerja struktur menggunakan kriteria ATC-40 menunjukkan bahwa baik struktur beton bertulang maupun struktur baja mencapai level kinerja Immediate Occupancy.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI