DIGITAL LIBRARY



JUDUL:DINAMIKA PRODUKSI KLOTOK DI DESA PULAU SEWANGI ALALAK KALIMANTAN SELATAN (TAHUN 1997-2024)
PENGARANG:MUHAMMAD UMAR AS SIDDIQ
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-10-27


ABSTRAK

Muhammad Umar As Siddiq. 2025. Dinamika Produksi Klotok Di Desa Pulau Sewangi Alalak Kalimantan Selatan (Tahun 1997-1024). Skripsi Program Studi Pendidikan IPS. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Pembimbing I: Prof. Dr. Bambang Subiyakto, M. Hum. dan Pembimbing II: Raihanah Sari, M. Pd.

Kehidupan masyarakat di daerah pesisir sungai sangat erat kaitannya dengan aktivitas produksi dan transportasi air, seperti perahu tradisional bermesin yang dikenal sebagai klotok. Desa Pulau Sewangi di Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan merupakan sentra produksi klotok yang telah berlangsung secara turun-temurun. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan dinamika produksi kelompok masyarakat di Pulau Sewangi, Alalak, Kalimantan Selatan dalam mendukung perekonomian lokal pada Tahun 1997-2024. 2) Mendeskripsikan kendala utama yang dihadapi oleh kelompok produksi di Pulau Sewangi dalam menjalankan kegiatan produksinya.

Penelitian ini menggunakan teknik observasi, yaitu dengan mengamati langsung proses produksi klotok di lapangan, termasuk aktivitas pengrajin, alat yang digunakan, serta kondisi lingkungan kerja. Wawancara dilakukan secara langsung kepada informan yang relevan, seperti pengrajin, pemuda desa, dan perangkat desa, untuk menggali informasi mendalam tentang dinamika dan kendala dalam produksi klotok.

Hasil penelitian menunjukkan 1) Produksi klotok di Pulau Sewangi mengalami penurunan signifikan sejak 1997 akibat menurunnya permintaan dan dominasi transportasi darat. Tetapi pengrajin tetap bertahan dengan melakukan penyesuaian desain dan ukuran sesuai kebutuhan pasar 2) Kendala utama meliputi keterbatasan bahan baku, tingginya biaya produksi, minimnya permintaan, dan berkurangnya tenaga pengrajin. Namun, semangat menjaga tradisi tetap mendorong keberlangsungan produksi hingga kini.

Simpulan dalam penelitian ini yaitu produksi klotok menghadapi berbagai kendala, masyarakat Pulau Sewangi tetap berupaya mempertahankan tradisi ini sebagai bagian dari mata pencaharian dan identitas budaya. Saran dalam Penelitian ini yaitu pengrajin perlu memanfaatkan teknologi yang efisien, mengembangkan desain yang lebih variatif, dan memaksimalkan pemasaran digital untuk menarik minat konsumen baru.

Kata Kunci: Dinamika, Produksi, Klotok

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI