DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERAN GENDER DALAM PENGELOLAAN USAHA GABUNGAN KELOMPOK TANI HUTAN (GAPOKTANHUT) DADARINGAN DI DESA RANGGANG KABUPATEN TANAH LAUT | |
| PENGARANG | : | PITRIYANINGSIH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-10-28 |
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran gender dalam pengelolaan usaha Gabungan Kelompok Tani Hutan (Gapoktanhut) Dadaringan di Desa Ranggang, Kabupaten Tanah Laut, meliputi tahapan kegiatan usaha, pembagian kerja berdasarkan curahan waktu kerja, keterlibatan dalam pengambilan keputusan, serta kontribusi usaha terhadap pendapatan rumah tangga. Analisis peran gender dalam pengelolaan hutan penting dilakukan karena hingga kini belum ada kajian serupa di lokasi tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling terhadap 30 responden anggota Gapoktanhut Dadaringan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (in-depth-interview) dan wawancara terarah (guided interview), dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan teknik Harvard Gender Analysis Framework. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha utama Gapoktanhut adalah produksi gula merah dengan tahapan mulai dari pemilihan dan perawatan pohon nira hingga pemasaran. Curahan waktu kerja pada kegiatan produktif relatif seimbang, yaitu 49% pada suami dan 51% pada istri, tetapi kegiatan domestik sepenuhnya menjadi tanggung jawab perempuan. Pengambilan keputusan dalam usaha lebih banyak dilakukan suami 44,76%, sedangkan istri 43,33% dan keputusan bersama hanya 11,90%. Pada aspek keuangan, keputusan bersama lebih dominan 45,56%. Pendapatan dari usaha gula merah menyumbang rata-rata 74,24% dengan kategori sangat baik, sehingga menjadi penopang utama ekonomi keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki keterlibatan yang hampir setara dengan laki-laki dalam kegiatan produktif serta berperan penting dalam pengelolaan keuangan rumah tangga. Namun, masih terdapat ketimpangan pada ranah domestik yang sepenuhnya dibebankan kepada perempuan, dan dominasi laki-laki dalam pengambilan keputusan usaha, mengindikasikan perlunya strategi pemberdayaan dan pengarusutamaan gender agar keterlibatan perempuan tidak hanya sebatas partisipasi, tetapi diakui dalam proses pengambilan keputusan dan pembagian kerja yang lebih adil.
Kata Kunci: Gender, Gabungan Kelompok Tani Hutan Dadaringan, Curahan Waktu Kerja, Pengambilan Keputusan, Pendapatan Rumah Tangga
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI